7 Cara Budidaya Kerang Hijau Air Tawar untuk Bisnis yang Tepat

Cara budidaya kerang hijau air tawar – Siapa yang tidak kenal dengan produk perikanan satu ini. Ya, kerang hijau banyak digemari karena rasanya yang lezat dan mengandung gizi tinggi. Kerang hijau memiliki kandungan air, protein, lemak, karbohidrat, dan lain sebagainya yang mana dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu dalam 100 gram kerang hijau mengandung sebanyak 100 kalori sehingga membuat tubuh menjadi lebih bertenaga.

Kerang hijau sendiri merupakan plankton feeder yang mana bisa berpindah-pindah tempat dengan kaki dan juga benang byssusnya. Kerang hijau bisa hidup di dalam keadaan 2 sampai dengan 7 meter, bisa menoleransi kadar salinitas dan musiman. Itu artinya hanya akan melimpah pada musimnya saja yaitu maret sampai dengan juli dimana menempel pada benda yang keras menggunakan benang byssusnya.

Membudidayakan Kerang Air Hijau

Budidaya Kerang Air Hijau

Budidaya Kerang Air Hijau

Kerang hijau ini bisa berkembang biak dengan pesat jika mereka bisa bereproduksi dengan baik.  Kerang memiliki kelamin yang terpisah dimana sifatnya ovipora yaitu jumlah telur dan spermanya banyak. Kerang hijau dengan  kelaminnya yang sudah matang mampu mengeluarkan sperma dan telur ke air. Setelah itu akan ada pencampuran yang memungkinkan  terjadinya pembuahan. Setelah 24 jam telur tersebut akan menetas dan bisa berkembang menjadi larva namun sifatnya masih planktonik. Barulah setelah umur 20 hari benih itu bisa menempel pada substrat dan berubah menjadi kerang dewasa.

Dari segi bisnis, kerang hijau memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga tidak mengherankan jika banyak pebisnis yang kemudian membudidayakannya.  Kerang hijau di banderol dengan harga 40 sampai 50 ribu per kilogramnya. Ketika  produktivitasnya bagus bisa menghasilkan kerang dalam jumlah yang besar dimana hal tersebut akan mendatangkan profit yang cukup besar.  Berikut ini adalah cara budidaya kerang hijau air tawar yang efektif

  1. Menentukan Lokasi

Cara budidaya kerang hijau air tawar yang pertama adalah menentukan lokasi. Lokasi yang tepat menjadi penentu apakah budidaya kerang ini akan berhasil atau tidak sama seperti dengan bisnis lainnya. Tidak semua lokasi bisa dijadikan sebagai tempat untuk membudidayakan kerang, karena salah sedikit bisa membuat produktivitas kerang menjadi menurun karena tidak bisa tumbuh dan berkembang biak dengan baik.

Pilih lahan

Pilih lahan

Pilihlah lokasi budidaya yang mana tidak ada arus kencang di dalamnya, selain itu perairan yang akan dijadikan sebagai lokasi pembudidayaan ini harus subur memiliki zat hara dan juga zat makanan. Jika banyak limbah industri di dalam perairan tersebut juga tidak akan bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan kerang hijau.

  1. Bibit Kerang
Bibit kerang

Bibit kerang

Untuk bisa berhasil dalam membudidayakan kerang ini diperlukan bibit yang berkualitas. Caranya dengan mengumpulkan benih atau spat dengan bantuan tali kolektor yang bahannya dari sabut kelapa, ijuk yang sudah dipintal, dan juga tali yang terbuat dari polyethylene. Nantinya tali ini akan digantung di perairan yang memiliki banyak benih kerang hijau. Setelah itu benih bisa menempel secara alamiah di tali, berulah dipindah ke lokasi untuk pembudidayaan. Memang untuk benih kerang hijau ini didapatkan dari alam sehingga dibutuhkan usaha ekstra untuk mendapatkannya.

  1. Memilih metode

Cara budidaya kerang hijau air tawar selanjutnya adalah memilih metode budidaya yang sesuai dengan keinginan. Ada beberapa teknik atau metode yang bisa dipilih seperti rakit tancap, rakit apung, dan juga kerang hijau longline atau rawai. Yang paling banyak digunakan untuk budidaya kerang hijau air tawar ini adalah rakit tancap. Metode ini adalah kombinasi antara metode tancap dan rakit apung. Dibutuhkan sebatang bambu yang ditancapkan di dasar perairan yang kokoh, untuk penempatan rakit harus mempertimbangkan perairan yang mana bisa tinggi dan rendah dimana tujuannya agar rakit tidak menjadi kekeringan. Ukuran rakitnya bisa disesuaikan dengan lokasi dan juga bibit kerang hijau yang akan di budidayakan.

  1. Panen
Budidaya Kerang Air Hijau

Budidaya Kerang Air Hijau

Jika lokasinya bagus kerang hijau ini akan bisa tumbuh dan berembang dengan baik karena di dalam perairan mengandung zat makanan yang dibutuhkan oleh kerang.  Untuk masa panennya bisa saat kerang berumur 6 bulan dimana satu talinya ini bisa menghasilkan lebih dari 20 kg. Ciri kerang hijau siap panen memiliki ukuran seperti tusuk sate sekitar 6 sampai dengan 8 cm. Selain itu kerang dengan kualitas baik akan memiliki daging yang tebal dan berwarna krem. Selama masa produksi tersebut dalam 1 rakit tancap bisa menghasilkan ribuan kg kerang hijau sehingga bisnis ini sangat menggiurkan sekali.

  1. Teknik panen yang tepat

Teknik panen yang tepat diperlukan untuk membuat kerang tidak mati. Gunakanlah pisau maupun benda tajam yang bisa digunakan sebagai pengikis kerang. Hindari menggunakan pisau yang tumpul karena hal tersebut bisa membuat kerang cepat mati akibat luka yang ada pada benang byssusnya. Menjual kerang dalam kondisi mati hanya akan membuat nilai ekonomis dari kerang tersebut berkurang.

Tercemarnya perairan yang digunakan sebagai lokasi untuk pembudidayaan kerang ini juga akan terlihat dari hasil panennya. Jika perairannya aman maka cangkang kerang tersebut akan bersih. Namun jika perairan sudah tercemar limbah bahkan merkuri kulit kerang akan dipenuhi dengan teritip. Hal ini sangat tidak bagus untuk kesehatan manusia jika sampai daging kerang tersebut dikonsumsi.

  1. Paska panen

Tanggung jawab pebisnis sekaligus petani kerang tidak cukup sampai disitu saja, karena paska panen harus memastikan jika kerangnya aman dikonsumsi oleh konsumen. Selama ini banyak desas-desus jika kerang hijau mengandung racun dan yang mana bisa mengganggu metabolisme padahal hal tersebut tidak akan terjadi jika petani tahu apa yang dilakukannya paska panen. Petani kerang hijau harus menjaga keutuhan kerang dimana menghindari kondisi cangkangnya terbuka karena hal ini akan membuat daging kerang terkontaminasi. Bahkan jika petani menjual hasil panen kerang hijau ini ke tengkulak akan menyebabkan kerang menjadi tidak laku sehingga petani akan menelan kerugian.

  1. Rendam di air bersih

Rendam bibit kerang

Untuk menjaga kualitas kerang selalu terjaga adalah dengan meredamnya di air yang bersih supaya bahan beracun dan lain sebagainya bisa terbebas dari cangkang kerang. Selain itu petani harus mengaliri kerang yang terendam tersebut dengan air bersih dan mengalir supaya kondisi kerang benar-benar aman dikonsumsi. Sehabis dipanen kerang ini hanya bisa bertahan selama 8 jam saja, sehingga setelah dipanen kerang harus bisa terjual agar tidak mati.

Keuntungan Bisnis

Dengan melakukan budidaya kerang hijau air tawar sebagai bisnis akan ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan pebisnis. Kerang ini memiliki konsumen yang luas dan pangsa pasarnya bagus. Jika tidak bisa menjual hasil panen sendiri saat ini sudah banyak tengkulak yang siap menampung hasil panen. Keuntungan lainnya adalah budidaya kerang ini cukup mudah dengan modal yang minim namun akan menghasilkan keuntungan yang besar. Yang terakhir adalah harga pasaran kerang hijau sangat stabil sehingga petani maupun pebisnis akan diuntungkan dengan hal tersebut.

Demikianlah beberapa cara budidaya kerang hijau air tawar sebagai lahan bisnis yang tepat, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Artikel Cara Menghasilkan Uang dari Internet ini dikenal, sbb :

budidaya kerang hijau air tawar -cara repruduksi kerang hijau air tawar -gmbr ternak kerang hijau -Ternak kerang hijau dengan batok kelapa -

7 Cara Budidaya Kerang Hijau Air Tawar untuk Bisnis yang Tepat | Malik | 4.5
error: Content is protected !!