Cara Membangun Usaha Toko Listrik dan Modalnya

Cara membangun usaha toko listrik – Pada masa globalisasi ini, roda perekonomian Indonesia sangatlah bergantung pada pemakaian energi listrik. Tidak hanya dalam hal ekonomi, namun dalam kehidupan sehari-hari pun manusia mengandalkan energi listrik. Banyak sekali manfaat dari adanya listrik, diantaranya adalah sebagai sumber penerangan, sumber energi, maupun sarana hiburan. Dari berbagai manfaat tentang pentingnya penggunaan listrik, banyak sekali pihak atau orang di dunia ini yang membuka usaha berupa toko alat-alat kelistrikan.

Dalam membangun usaha ini, persiapan sangatlah penting demi terjadinya kelancaran dan mendapatkan laba/keuntungan. Beberapa persiapan tersebut diantaranya:

Menganalisa prospek usaha toko alat-alat listrik

Ketika terdapat lampu yang rusak, pasti menjadi suatu masalah dalam setiap penerangan aktifitas manusia. Mau dan tidak mau pasti harus diganti dengan yang baru. Ini baru satu masalah yang bisa dijadikan prospek usaha toko listrik. Begitu pula dengan peralatan lainnya yang berhubungan dengan energi listrik, misalnya seperti kabel, steaker listrik atau colokan, stop kontak, setrika, dan masih banyak peralatan lainnya.

Usaha toko listrik

Usaha toko listrik

Peralatan listrik yang digunakan biasanya memiliki batas pemakaian artinya tidak selamanya peralatan tersebut awet dan bisa digunakan selamanya. Pasti ada waktunya untuk mengganti apabila terdapat kerusakan. Dilihat dari analisa-analisa tersebut, pembangunan usaha toko listrik sangatlah menguntungkan apabila dijalankan dengan serius dan manajemen yang baik. Selain itu, sebelum terjun mendirikan usaha toko alat-alat listrik, sebaiknya menguasai dasar-dasar pengetahuan tentang alat-alat listrik. Hal ini agar mampu menjawab pertanyaan apabila sewaktu-waktu dilontarkan oleh pembeli.

Memilih lokasi usaha yang tepat dan strategis

Toko listrik

Toko listrik

Hal ini sangat mempengaruhi faktor keberhasilan dan kesuksesan suatu usaha demi kelangsungan usaha kedepannya. Usaha bisa maju dengan pesat apabila pandai dalam memilih lokasi yang tepat. Pilihlah tempat yang dekat akan area perumahan, perkantoran, dan dekat dengan daerah yang ramai masyarakatnya atau di pusat kota.

Melakukan survei modal awal barang dagangan

Untuk menentukan total modal yang dibutuhkan dalam membangun usaha toko listrik adalah penjumlahan jumlah modal barang dagangan dengan biaya pengadaan perlengkapan tambahan seperti etalase, rak barang, meja, kursi, dan lain sebagainya. Pemilihan suplier barang dagangan sangatlah penting, karena akan mempengaruhi penentuan harga jual alat-alat listrik dan keuntungan yang akan didapatkan. Apabila sudah mendapatkan suplier alat-alat listrik, lakukanlah hubungan baik dan negosiasi akan alat-alat listrik yang akan diambil untuk mulai membangun usaha.

Strategi untuk memulai membangun usaha toko listrik ini yaitu usahakan jangan menyetok alat-alat listrik terlalu banyak untuk satu jenis barang dagangan. Jangan terlalu terburu-buru untuk melengkapi barang dagangan karena hanya mempunyai 1 suplier. Seiring berjalannya waktu, barang dagangan alat-alat listrik bisa ditambah jumlahnya ataupun bisa bekerjasama dengan suplier lain.

Cara membangun usaha toko listrik

Cara membangun usaha toko listrik

Berdasarkan strategi ini nantinya bisa digunakan sebagai acuan untuk mengetahui modal awal dari usaha toko alat-alat listrik yang akan dibangun. Sebagai contoh analisa pengeluaran modal usaha yaitu kebutuhan untuk membeli kabel berbagai jenis, lampu, meteran, sakelar, stop kontak, dan peralatan listrik lainnya sebesar Rp5.000.000,00. Sedangkan untuk sewa tempat misalnya sebesar Rp7.000.000,00 per tahun. Jadi total modal awal yaitu sebesar Rp12.000.000,00.

Menentukan harga jual barang dagangan

Penentuan harga jual barang dagangan selalu menjadi momok yang menakutkan bagi pemula pada saat membangun usaha. Mereka umumnya ketakutan dalam menentukan harga karena takut kemahalan ataupun terlalu murah dibanding pengusaha toko alat-alat listrik lainnya. Strategi dalam menentukan harga jual adalah dengan mengambil presentase keuntungan kecil terhadap barang yang membutuhkan modal besar dan mengambil presentase keuntungan yang lebih besar terhadap barang yang membutuhkan modal yang kecil.

Presentase estimasi laba/keuntungan yang tepat diterapkan pada usaha toko alat-alat kelistrikan adalah sebesar 10% sampai dengan 50%. Misalkan terdapat barang dagangan alat listrik yang membutuhkan modal awal sangat kecil hanya sebesar Rp500,00, maka kita bisa menerapkan presentase estimasi laba lebih dari sama dengan 50%. Setelah ditentukannya harga jual, pastikan bahwa harga yang ditawarkan kepada pembeli tersebut kompetitif.

Melakukan strategi promosi yang baik dan menarik pelanggan

Hal ini dilakukan untuk menghadapi persaingan usaha seiring berkembangnya waktu. Promosi yang dilakukan bukan hanya menyebarkan informasi usaha toko listrik di media sosial, media cetak, dan media elektronik saja, melainkan memberi suguhan dengan kemasan yang menarik dan hangat bagi pembeli. Kemasan yang menarik misalnya tempat usaha toko alat listrik bersih, penataan barang rapi, tempat strategis untuk dijangkau pembeli, pemasangan spanduk toko yang unik. Layanilah pelanggan/pembeli dengan baik dan ramah, serta bangun sikap dan komunikasi yang baik antara pelanggan maupun dengan pengusaha disekitar tempat usaha.

Demikian penjelasan mengenai cara membangun usaha toko listrik. Jangan mudah menyerah jika awal usaha Anda belum menghasilkan hasil yang optimum. Teruslah belajar dan berjuang agar usaha Anda terus berkembang dan menjadi besar.

Artikel Cara Menghasilkan Uang dari Internet ini dikenal, sbb :

barang barang toko listrik -toko alat listrik -

Cara Membangun Usaha Toko Listrik dan Modalnya | Malik | 4.5
error: Content is protected !!