9 Cara Budidaya Ikan Tenggiri Paling Mudah dan Menggiurkan

Cara budidaya ikan tenggiri – Siapa yang tidak kenal dengan ikan tenggiri?. Ikan ini menjadi primadonanya para ikan. Hal itu dikarenakan hampir semua olahan yang menggunakan bahan dasar ikan tenggiri ini banyak disukai oleh masyarakat karena rasanya yang lezat dan gurih mulai dari pempek, siomay, batagor, otak-otak, dan lain sebagainya. Jangan heran jika harga ikan tenggiri ini melambung tinggi karena banyak dibutuhkan. Meski saat ini ada masyarakat yang menggantinya dengan ikan teri dan tongkol karena keberatan dengan harga ikan tenggiri tersebut, namun tetap saja rasanya tidak seenak dengan menggunakan ikan tenggiri ini.

Dengan melihat kebutuhan dan permintaan yang ada tersebut bisa dimanfaatkan sebagai peluang bisnis yang potensial yaitu dengan cara membudidayakannya. Bagi yang tertarik untuk menggeluti bisnis ini, simak cara budidaya ikan tenggiri yang baik dan benar berikut ini:

Menyiapkan Benih

benih ikan tenggiri

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah menyiapkan benih. Untuk bisa mendapatkan benih ini Anda tidak perlu menangkapnya sendiri karena saat ini sudah bisa didapatkan di kolam pembenihan. Benih tersebut memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing dimana benih yang ditangkap sendiri di habitatnya akan memiliki kemampuan survive yang tinggi sedangkan jumlahnya sangat terbatas dan ukuran benih pun beragam, sedangkan untuk budidaya dibutuhkan benih yang seragam karena masa panennya sama. Untuk bibit yang didapatkan dari kolam pembenihan ini ukurannya sama namun daya survivenya lebih rendah dibandingkan dengan yang didapatkan dari habitatnya asli, selain itu benih ini sangat bergantung dengan tangan manusia.

Kepadatan Kolam

Saat akan menebar benih hal yang harus Anda perhatikan adalah kepadatan kolamnya. Mengapa kepadatan kolam ini perlu diperhatikan?, hal itu dikarenakan semakin padat kolamnya akan membuat ikan tenggiri yang ada di dalamnya menjadi tidak nyaman dan juga kadar oksigen di dalam kolam menjadi berkurang. Jika hal tersebut dibiarkan akan menyebabkan nafsu makan ikan tenggiri menjadi menurun.

Kolam ikan tenggiri

Kepadatan optimum saat masa pendederan adalah 150 sampai dengan 200 ekor per meter kubik atau m3. Setelah benih ikan bertambah besar kepadatannya harus dikurangi tepatnya setelah dipelihara selama 1 sampai dengan 1,5 bulan yaitu sebanyak 100 ekor saja. Setelah lebih dari 2 bulan kepadatan kolam harus dikurangi menjadi 20 sampai dengan 25 ekor per meter kubik.

Pemberian Pakan

Pemberian pakan ini sangat berpengaruh terhadap tumbuh dan kembang ikan tenggiri saat dibudidayakan. Ikan tenggiri akan semakin berkualitas dan bernutrisi jika diberikan pakan yang berkualitas pula. Untuk ikan tenggiri ini bisa diberikan pakan berupa ikan rucah segar, tenang saja harga ikan ini tergolong murah meriah sehingga tidak akan menguras kantong. Untuk pakan selingan Anda bisa memberi ikan tenggiri berupa pellet. Bahkan Anda bisa membuat pellet yang lebih bergizi dengan menggunakan ikan rucah ini sehingga nutrisi ikan tenggiri bisa tercukupi dengan baik.

Waktu dan Frekuensi Pakan

Cara budidaya ikan tenggiri selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan mengatur pemberian pakan dan frekuensinya. Yang harus diingat di sini adalah ikan sama dengan makhluk hidup lainnya dimana pemberian dan frekuensi pemberian pakan harus diatur sedemikian rupa.  Khusus untuk ikan tenggiri yang masih kecil atau benih bisa diberikan pakan sesering mungkin supaya ikan cepat kenyang.

Hal itu dikarenakan benih ikan tenggiri akan cepat lapar dibandingkan dengan yang sudah dewasa. Barulah setelah benih dirawat lebih dari 1 bulan Anda bisa mengubah pemberian pakannya sebanyak tiga kali dalam sehari sampai masa panen tiba. Waktunya pada pagi, siang, dan sore hari. Bagi yang ingin memberikan ikan rucah sebaiknya cacah terlebih dahulu sampai lembut sesuai dengan besar mulut ikan.

Pemberian Vitamin

Vitamin ikan tenggiri

Vitamin ikan tenggiri

Jika cuaca dan kondisi sedang tidak memungkinkan Anda bisa memberikan vitamin untuk ikan tenggiri tersebut, tujuannya supaya tidak mudah terkena penyakit yang mana bisa menyebabkan ikan tenggiri menjadi mati. Vitamin itu bisa dicampurkan bersama dengan pellet sehingga saat ikan memakan pelet tersebut vitamin juga akan ikut tertelan.

Penimbangan Ikan Tenggiri

Untuk bisa melihat bagaimana tumbuh dan kembang ikan tenggiri selama di budidayakan Anda bisa mengambil sampling ikan tenggiri tersebut dan kemudian menimbangnya. Hal ini bisa Anda lakukan selama dua minggu sekali. Cara budidaya ikan tenggiri yang dilakukan dianggap sudah benar jika pertumbuhan ikan normal dan beratnya bertambah, begitu pula sebaliknya. Jika ada ikan tenggiri yang terlambat tumbuh dan berkembang pisahkanlah dari yang ukurannya normal supaya ikan tersebut mendapatkan perawatan dan pengamatan khusus sehingga tumbuh kembangnya bisa mencapai ukuran normal seperti yang lainnya. Tetap mencampurkan ikan tenggiri ukuran kecil dengan yang ukurannya normal hanya akan membuatnya terdiskriminasi dan tidak bisa mendapatkan pakan dengan layak. Setelah dipisahkan jangan lupa untuk selalu menimbangnya selama seminggu atau dua minggu sekali untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangannya.

Merawat Jaring

Saat proses pembesaran jangan lupa untuk merawat jaring.  Jaring yang kotor hanya akan membuat proses pertukaran air degan oksigen menjadi terganggu sehingga pertumbuhan ikan tenggiri menjadi terhambat. Selain itu pembersihan jaring ini juga bermanfaat untuk menghindarkan penyakit dari ikan tenggiri. Untuk pembersihannya bisa dilakukan selama 3 minggu sekali dengan mencuci bersih kemudian dijemur sampai kering.

Perkembangbiakan

Budidaya ikan tenggiri yang Anda lakukan akan dikatakan berhasil jika ikan yang dibudidayakan bisa tumbuh dan berkembang dengan besar.  Tidak hanya itu saja budidaya ikan tenggiri dikatakan sukses jika ikan tersebut bisa berkembang biak dengan baik. Oleh sebab itu jika kelamin induk sudah matang, tenggiri jantan maupun betina ini sudah bisa dikawinkan untuk menghasilkan telur.

Untuk pemijahannya bisa dengan mencampurkan indukan jantan dan betina di kolam khusus, setelah terjadi perkawinan ambil indukan jantan dan betina tersebut dan sisakan hanya telurnya saja. Untuk kolam pemijahan ini juga berfungsi sebagai tempat untuk penetasan telur dan juga pemeliharaan larva. Kolam ini akan efektif jika dibuat dari beton dan sebelum digunakan kolam harus dibersihkan dari hama dengan larutan chlorine Na OCI 50-100 ppm. Untuk menetralisir bau bisa diberikan larutan Natrium Thiosulfat.

Panen

Ikan tenggiri bisa dipanen setelah 4 bulan di budidayakan dan berat minimalnya mencapai 1 kilogram. Jika biasanya dalam 1 kilogram ikan terdiri dari 4 sampai dengan 6 ekor ikan, namun tidak untuk tenggiri ini. Bahkan pernah ditemukan satu ekor ikan tenggiri beratnya ada yang mencapai 70 kilogram.

Harga Jual Ikan Tenggiri

Panen ikan tenggiri

Panen ikan tenggiri

Peluang budidaya ikan tenggiri ini masih terbuka dengan lebar dan tentunya keuntungan yang didapatkan juga menggiurkan. Untuk 1 kilogramnya di banderol dengan harga mulai dari 80 ribu rupiah. Ikan tenggiri juga banyak yang dijual dengan cara digiling dan juga di fillet dimana harganya lebih mahal dibandingkan dengan ikan tenggiri segar. Semakin banyak ikan tenggiri yang bisa dipanen maka semakin banyak keuntungan dan pendapatan yang akan didapatkan. Bahkan banyak petani ikan tenggiri yang balik modal dalam hitungan bulan saja.

Sampai saat ini ikan tenggiri menjadi ikan yang paling banyak dicari. Asalkan menerapkan cara budidaya ikan tenggiri yang benar, hasil panen tidak akan pernah mengecewakan.

Artikel Cara Menghasilkan Uang dari Internet ini dikenal, sbb :

cara budidaya ikan tenggiri -ternak ikan tenggiri -

9 Cara Budidaya Ikan Tenggiri Paling Mudah dan Menggiurkan | Malik | 4.5
error: Content is protected !!