5 Contoh Peluang Usaha di Kampung Potensial

Peluang usaha di kampung – Bisnis tidak harus dijalankan di perkotaan namun juga bisa dijalankan di kawasan perkampungan. Memang ide bisnis di perkotaan akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan di pedesaan, namun bukan berarti orang kampung tidak bisa berbisnis. Jika bisa menganalisa peluang dengan baik, keuntungan dan kesuksesan juga bisa didapatkan.  Yang harus dipahami adalah tinggal di desa dan perkampungan bukan berarti membatasi kesempatan untuk berbisnis dan berusaha. Kesempatan untuk sukses akan ada dimana saja dan semuanya butuh perjuangan dan kerja keras. Selain itu di dukung dengan cara yang realistis dan harus cerdas di dalam menyikapi situasi dan kondisi dimana Anda berada.

Contoh Peluang Usaha di Kampung

Berikut ini ada beberapa contoh peluang usaha di kampung yang bisa Anda jadikan sebagai contoh dan inspirasi:

  1. Peternakan

budidaya belut

Contoh pertama adalah peternakan. Usaha ini menjadi yang paling ideal mengingat di perkampungan lahannya masih banyak dan luas. Jika hasilnya bagus Anda bisa menjadi supplier hasil peternakan di kota-kota besar bahkan bisa di ekspor sampai ke luar negeri. Contoh bisnis di bidang peternakan yang bisa digeluti adalah budidaya belut di kolam terpal. Permintaan belut di kota-kota besar ini semakin meningkat mengingat belut ini susah ditemukan. Selain bisa di ekspor atau di kirim ke kota besar, Anda juga bisa menjual belut untuk dikonsumsi masyarakat di pedesaan. Di perkampungan pun saat ini belut susah ditemukan sehingga dengan membudidayakannya jumlah belut ini bisa bertambah dengan pesat.

  1. Sayuran

sayuran hidroponik

Peluang usaha di kampung selanjutnya adalah bercocok tanam sayuran. Usaha ini menjadi yang paling ideal dan sangat tepat untuk daerah pedesaan atau perkampungan. Banyak yang menyukai sayuran hasil pertanian di pedesaan karena kondisi tanahnya lebih bagus dan tidak banyak terpapar dengan polusi udara.  Selain itu Anda juga bisa menerapkan penanaman sayuran dengan cara hydroponic dimana harga jualnya lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran biasa. Untuk menggeluti bisnis ini modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar dimana Anda hanya membutuhkan bibit tanaman, pupuk, dan berbagai macam peralatan penunjang lainnya. Dengan modal kurang lebih 5 juta rupiah saja Anda sudah bisa menggeluti bisnis ini.

  1. Perniagaan

Peluang usaha di kampung yang cocok untuk digeluti selanjutnya adalah perniagaan. Tidak hanya di perkotaan saja yang cocok untuk berniaga namun di desa pun juga cocok untuk menggeluti bisnis niaga. Banyak sekali jenis usaha di sektor niaga yang bisa digeluti seperti membuka toko pertanian dan peternakan. Semakin lengkap toko Anda maka akan semakin bagus. Lingkungan yang didominasi oleh petani dan peternak, menggeluti bisnis ini bukanlah pilihan yang salah.

Bisnis di bidang perniagaan yang bisa digeluti selanjutnya adalah menjadi pengepul hasil panen ternak dan hasil pertanian. Yang dimaksud pengepul adalah seseorang yang memiliki hubungan dengan pedagang besar di pusat pasar. Kerja mereka adalah mencari barang dagangan dari petani maupun peternak secara langsung, kemudian di oper ke pedagang lain yang lebih besar atau si pemilik gudang.

Keuntungan pengepul adalah mengambil selisih harga dari harga beli dengan harga jual.  Keuntungan yang didapatkan ini juga cukup besar mengingat pengepul akan selalu mengumpulkan barang dagangan dalam jumlah yang banyak. Misalnya adalah Anda menjadi pengepul beras, dalam satu kg beras Anda mendapatkan selisih 3 ribu rupiah. Jika ada 3 kuintal beras yang Anda jual tersebut maka analisa keuntungan usaha yang akan Anda dapatkan adalah mengalikan berat beras tersebut dengan selisihnya yaitu hasilnya sebesar 900 ribu rupiah. Itu untuk satu item produk pertanian saja.

  1. Jasa

Peluang usaha di kampung yang menjanjikan dan potensial untuk digeluti selanjutnya adalah di bidang jasa.  Meski peluang usaha ini tidak seluas di perkotaan namun masyarakat pedesaan membutuhkan bantuan orang lain untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.  Jasa yang bisa Anda tawarkan adalah penyewaan mesin pengolahan tanah. Tidak semua petani memiliki mesin tersebut karena tidak semua petani mampu untuk membelinya.

  1. Sembako

Sembako

Bisnis terakhir yang bisa Anda geluti adalah sembako. Memang untuk beras petani sudah tidak membutuhkannya lagi karena hampir semua sudah memiliki tanaman padi, namun untuk kebutuhan sembako lainnya masyarakat pedesaan tetap membutuhkannya seperti minyak, teh, gula pasir, tepung, dan lain sebagainya. Jika harus membeli di kota harus mengeluarkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit sehingga banyak masyarakat yang lebih memilih untuk membeli di toko sembako. Anda bisa membeli bahan sembako di kota dengan harga yang murah kemudian bisa menjualnya kembali saat di desa. Untuk menggeluti bisnis ini Anda harus memiliki kendaraan yang bisa mengangkut semua bahan sembako tersebut.

Tips Sukses

Agar Anda sukses dalam menggeluti bisnis di perkampungan tersebut bisa dengan memberikan harga kompetitif dan juga menjamin kualitas barang yang Anda jual. Kualitas yang buruk hanya akan membuat pembeli kapok untuk melakukan pembelian kembali. Selain itu berikanlah pelayanan terbaik dengan penuh keramahtamahan.

Meski hanya sebatas bisnis di pedesaan, menganalisis peluang usaha yang tepat akan membuat Anda sukses dalam menggeluti usaha tersebut. Beberapa contoh peluang usaha di kampung yang telah disebutkan di atas bisa menjadi referensi bisnis yang tepat.

5 Contoh Peluang Usaha di Kampung Potensial | Malik | 4.5
error: Content is protected !!