Analisa Usaha Kebab dan Tabel Keuntungannya

Analisa usaha kebab – Tentu sebagian masyarakat Indonesia sudah kenal kebab. Kebab merupakan makanan nikmat asal Turki yang bahan utama isiannya adalah daging. Selain itu di dalamnya terdapat tomat, bawang bombay, selada, dan masih banyak lagi lainnya. Untuk kulitnya kebab menggunakan roti tortilla yang lembut sehingga akan menghasilkan perpaduan cita rasa yang enak, unik, dan juga menggugah selera.

Mengingat banyak orang yang semakin menyukainya, Anda bisa menggeluti bisnis potensial kebab ini. Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menggeluti bisnis ini yang pertama adalah dengan membuka usaha kebab sendiri sedangkan yang kedua adalah dengan mengikuti usaha franchise yang sudah memiliki brand besar di Indonesia.

Menganalisa Bisnis Kebab

Bisnis Kebab

Bisnis Kebab

Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang analisa usaha kebab mandiri yang artinya adalah Anda membuka bisnis kebab ini sendiri. Untuk memulai bisnis ini Anda harus menyiapkan modalnya terlebih dahulu yang mana digunakan untuk modal awal dan juga biaya operasional, selain itu penting bagi Anda menyisihkan biaya untuk hal tak terduga. Bagi Anda yang ingin menggeluti bisnis kebab, simak analisa usaha kebab yang penting untuk Anda ketahui berikut ini:

  1. Modal awal

Modal awal menjadi analisa usaha kebab pertama yang harus Anda ketahui. Pasalnya tanpa modal awal ini usaha dan bisnis kebab yang dijalankan tidak akan bisa berjalan lancar sesuai dengan rencana. Berikut ini adalah rincian modal awalnya:

No Nama Biaya Jumlah Harga
1 Gerobak Rp750,000 1 Rp750,000
2 penggiling bumbu Rp20,000 1 Rp20,000
3 Meja dan kursi Rp500,000 2 Rp1,000,000
4 Kompor dan gas Rp400,000 1 Rp400,000
5 Pemanggang Rp50,000 1 Rp50,000
6 Pisau Rp10,000 1 Rp10,000
7 Spatula Rp25,000 1 Rp25,000
8 Peralatan tambahan Rp75,000 1 Rp75,000
TOTAL Rp2,330,000

Untuk menggeluti bisnis kebab ini Anda hanya cukup mengeluarkan budget mulai dari 2 jutaan saja, sangat terjangkau dibandingkan dengan mengikuti franchise yang mana modalnya mulai dari 9 juta rupiah. Memang menggeluti bisnis kebab mandiri ini tidak semudah membalikkan telapak tangan namun dengan usaha yang sungguh-sungguh bisnis kebab Anda bisa maju.

  1. Biaya operasional

Selain modal awal akan ada biaya operasional. Biaya ini menjadi biaya rutin yang harus Anda keluarkan setiap harinya.  Mengingat bahan pembuatan kebab ini sangat banyak maka biaya operasional dan bahan yang harus Anda siapkan juga cukup banyak setiap harinya. Simak rincian biaya operasional yang penting untuk diperhatikan berikut ini:

No Nama Harga
1 Roti Rp30,000
2 Daging sapi Rp70,000
3 Bumbu Rp15,000
4 Saus tomat Rp10,000
5 Mayones Rp12,000
7 Selada Rp7,000
8 Tomat Rp7,000
9 Timun Rp5,000
10 Bawang bombay Rp8,000
11 Margarin Rp8,000
12 Pengemas Rp15,000
12 Listrik Rp5,000
13 Gas Rp8,000
TOTAL Rp200,000

Karena memang bahan utamanya dari daging sapi khusus kebab yang ada di Indonesia, maka kebutuhan daging sapi ini yang memakan biaya terbanyak, sedangkan untuk rotinya ini Anda harus membeli dari supplier yang lebih menghemat waktu, rincian biaya listrik dan gas tersebut dihitung per hari yang memang jumlahnya tidak terlalu besar.

Estimasi Pendapatan

Peluang usaha kebab ini masih sangat menggiurkan dan potensial mengingat penyuka kebab semakin meningkat, selain itu yang menyukai kebab ini tidak hanya dari kalangan orang dewasa, namun anak-anak maupun orang tua juga sangat menyukainya. Jika cita rasa kebab Anda enak dan promosinya bagus, tidak mustahil Anda bisa mendapatkan penjualan dan pendapatan yang bagus.

Estimasi pendapatan

Estimasi pendapatan

Sebagai contohnya adalah dalam sehari Anda berhasil menjual kebab sebanyak 25 porsi dimana satu porsi kebab di banderol dengan harga Rp17.000 maka dalam sehari Anda akan mendapatkan pendapatan 25 x Rp17.000 = Rp425.000 sehingga keuntungan bersih Anda adalah Rp225.000. Tentu pendapatan tersebut tidak kecil mengingat untungnya lebih dari 100% dari biaya operasional Anda.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Kebab

Setelah mengetahui analisa usaha kebab, Anda juga harus tahu kelebihan dan kekurangan dari bisnis ini.  Kelebihan dari bisnis kebab adalah sangat mudah di dalam pemasarannya mengingat makanan khas Turki masih sangat dinikmati dan dicari karena tidak hanya unik namun juga memiliki rasa yang lebih beragam.  Selain itu konsumen tidak hanya dihadapkan pada satu jenis varian kebab saja namun beberapa varian, sehingga hal tersebut akan membuat konsumen mudah memilih varian kebab yang sedang diinginkannya.

Kekurangannya adalah persaingan bisnis yang ketat. Kebanyakan konsumen lebih memilih membeli kebab di brand yang sudah terkenal karena cita rasanya yang tidak perlu diragukan lagi. Masih banyak yang enggan untuk membeli kebab di brand baru karena ditakutkan rasanya tidak sesuai ekspektasi. Sebenarnya kekurangan ini bisa dijadikan sebagai peluang bagi Anda untuk bisa berinovasi dalam hal rasa sehingga memacu Anda untuk menciptakan kebab yang rasanya melebihi dari brand ternama tersebut.

Demikian analisa usaha kebab yang bisa dijadikan sebagai gambaran untuk membuka bisnis kebab pertama kali, semoga informasi ini bermanfaat.

Analisa Usaha Kebab dan Tabel Keuntungannya | Malik | 4.5
error: Content is protected !!