7 Cara Memulai Budidaya Tanaman Hias yang Tepat

Cara memulai budidaya tanaman hias – Tanaman hias bisa dijadikan sebagai sumber bisnis. Banyak yang menjadikan tanaman hias itu sebagai hiasan atau mempercantik rumah. Bisnis menggeluti tanaman hias ini masih sangat terbuka dengan lebar terutama bagi Anda yang memiliki hobi menanam tanaman. Meski begitu bagi Anda yang ingin menggeluti bisnis tanaman hias ini harus memiliki kesabaran karena keuntungannya tidak bisa didapatkan dengan singkat. Selain itu dibutuhkan teknik yang tepat supaya hasil dari tanaman hias bisa sesuai dengan harapan.  Jika tekniknya tidak tepat maka hasilnya pun menjadi tidak maksimal. Lalu bagaimana cara memulai budidaya tanaman hias ini? simak caranya berikut ini:

Persiapan

Lokasi untuk tanaman hias

Lokasi untuk tanaman hias

Tahap pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan tahap persiapan. Bisnis tanpa persiapan sama saja siap untuk mendapatkan kegagalan. Oleh sebab itulah bisnis apapun jenisnya harus disiapkan dengan matang. Salah satu tahap persiapan yang harus dilakukan adalah menentukan lokasi yang tepat. Lokasi yang cocok digunakan untuk berbisnis tanaman hias adalah aman dari polusi udara. Polusi udara ini efeknya tidak bagus untuk budidaya tanaman hias.

Jenis Tanaman

Cara memulai budidaya tanaman hias selanjutnya adalah Anda bisa memilih jenis tanaman.  Tidak semua tanaman bisa dibudidayakan karena memiliki karakteristik masing-masing.  Oleh sebab itu Anda harus paham dengan karakteristik dari tanaman yang akan ditanam apakah sesuai dengan suhu, keadaan geografis, kelembaban, dan juga lainnya. Jangan lupa untuk mempertimbangkan laba dan ruginya. Selain itu Anda juga harus mempertimbangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk benih, perawatan, obat-obatan, biaya operasional, dan lain sebagainya.

Siapkan Media Tanam

tanaman hias hidroponik

tanaman hias hidroponik

Setelah Anda menentukan jenis tanaman yang tepat, kini mulailah untuk membuat media tanam. Media tanam ini bisa disesuaikan dengan konsep bisnis yang akan dijalankan apakah modern, hidroponik, dan lain sebagainya. Konsep pembudidayaan tanaman hias ini memiliki media tanam yang berbeda-beda.

Peralatan

Selain media tanam, Anda juga harus menyiapkan peralatan yang akan digunakan. Peralatan yang disiapkan tersebut harus sesuai dengan media tanam yang akan digunakan apakah akan menggunakan pot atau paralon. Dibutuhkan juga alat lainnya yang bisa digunakan untuk membantu operasional di lahan untuk penanaman tanaman hias seperti semprotan air, sekop kecil, dan juga pupuk.

Mulailah Menanam

Cara memulai budidaya tanaman hias selanjutnya adalah mulailah menanam. Penanaman ini merupakan cara terpenting dalam budidaya atau penanaman tanaman hias. Jika Anda memilih konsep penanaman menggunakan media tanah, segeralah menyiapkan media tanam yang bisa dicampurkan dengan pupuk kompos tujuannya supaya tanah tersebut memiliki kandungan mineral dan beberapa nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman hias tersebut. Yang harus diperhatikan di sini adalah media tanam  ini tidak bisa langsung ditanami dengan bibit tanaman, namun harus didiamkan beberapa hari terlebih dahulu baru bisa ditanami dengan bibit tanaman tujuannya supaya pupuk kompos yang dicampurkan dengan media tanah tersebut bisa meresap.

tanaman hias hidroponik

Langkah selanjutnya adalah tanamlah bibit tersebut sesuai dengan jenisnya. Ada tanaman hias yang penanaman dari bijinya, dari anakan, dan masih banyak lagi lainnya. Jika tanaman yang akan ditanam berasal dari bagian biji Anda harus tahu bagaimana cara penyemaiannya supaya bibit yang dihasilkan berkualitas. Setelah bibit sudah siap tanam masukkan ke dalam pot dan siramlah dengan air yang secukupnya. Jangan lupa perhatikan kebutuhan air tanaman hias supaya kebutuhannya bisa tercukupi dengan baik.

Merawat

Setelah menanam langkah selanjutnya adalah merawat tanaman hias. Perawatan tanaman hias ini digunakan untuk menjaga supaya tanaman tetap hidup. Jika banyak tanaman yang layu kemudian mati tentunya kerja keras yang selama ini Anda lakukan akan sia-sia, oleh sebab itu jangan lupa untuk melakukan perawatan lebih intensif. Cara merawat tanaman hias yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan penyiraman secara rutin. Hal ini bertujuan supaya kebutuhan tanaman akan air menjadi tercukupi. Anda juga harus tahu intensitas penyiraman seperti apa yang dibutuhkan oleh tanaman tersebut karena tanaman memiliki intensitas penyiramannya masing-masing. Setelah itu jangan lupa untuk memberikan pupuk yang mana bisa digunakan untuk membantu pertumbuhan tanaman hias. Berikan insektisida maupun pestisida jika diperlukan.

Promosi Penjualan

Jika sudah siap panen atau dijual Anda harus melakukan promosi. Bisnis tanpa promosi bagaikan sayur tanpa garam. Oleh sebab itu Anda harus bisa melakukan promosi dengan baik dan benar. Promosi ini bisa dengan melakukan branding. Tanpa branding bisnis Anda tidak akan bisa dikenal oleh masyarakat luas. Semakin banyak branding yang dilakukan akan semakin bagus. Berikut ini adalah cara branding atau promosi yang bisa Anda lakukan:

  1. Sampel

Cara promosi tanaman hias yang bisa dilakukan pertama adalah memberikan sampel. Sampel ini bisa berupa memberikan bibit gratis kepada masyarakat. Jika memang bibit yang Anda bagikan tersebut berkualitas tentunya akan banyak dicari oleh masyarakat. Pemberian sampel ini bisa dilakukan saat promosi offline.

  1. Promosi online

Promosi juga bisa dilakukan dengan cara online melalui internet maupun media sosial, sedangkan untuk pengiriman sampai luar kota Anda harus tahu bagaimana cara packing tanaman hias yang baik dan benar supaya kondisi tanaman menjadi tidak rusak.  Untuk pengiriman luar kota pilihlah jasa ekspedisi yang memiliki layanan tercepat karena semakin cepat tanaman hias sampai hal tersebut akan semakin baik.

Untuk packingan Anda bisa melepas polybag atau pot yang dijadikan sebagai media tanam tanaman hias tersebut, setelah itu tambahkan media coco peat atau serabut kelapa yang mana sudah dihaluskan. Ikat dan kemudian bungkus menggunakan plastik dan ikat dengan karet supaya tanaman hias lebih tahan lama selama perjalanan. Tanaman yang hanya memiliki sedikit media di bagian akar akan membuatnya mudah layu. Sedangkan pada bagian daunnya ini bisa digulung dengan hati-hati supaya tidak berguguran. Susun dengan kardus yang rapi namun juga padat untuk meminimalisir guncangan yang bisa terjadi.  Jika tanaman mudah terguncang saat perjalanan risiko kerusakan sangat mungkin terjadi.

Penyebab Kegagalan

Setelah tahu bagaimana langkah-langkah memulai bisnis budidaya tanaman hias, Anda harus tahu apa saja yang bisa menyebabkan bisnis tanaman hias ini gagal. Dengan mengetahui apa saja yang menyebabkan bisnis tanaman tersebut gaga, Anda bisa menghindarinya bahkan mencegahnya. Penyebab kegagalan membudidayakan tanaman hias yang paling sering adalah tidak sesuai dengan iklim maupun kondisi geografis tempat pembudidayaan. Setiap tanaman memiliki habitat idealnya masing-masing.  Untuk memahami tentang habitat tanaman hias yang sesuai penting bagi Anda untuk memiliki ilmu atau pengetahuan yang cukup tentang tanaman hias. Penyebab kegagalan selanjutnya adalah kurangnya ketelatenan dalam merawat tanaman hias, dan strategi pemasaran yang tidak tepat. Supaya sukses memasarkan tanaman hias Anda harus paham siapa target pasar Anda. Misalnya akan menjual bibit bunga mawar, maka target pasar yang tepat adalah anak remaja. Berbeda lagi jika Anda akan menjual tanaman hias jenis anggrek, maka orang tua atau dewasa yang bisa menjadi target pasar Anda.

Demikianlah beberapa cara memulai budidaya tanaman hias yang bisa dilakukan, semoga informasi ini bermanfaat.

 

7 Cara Memulai Budidaya Tanaman Hias yang Tepat | Malik | 4.5
error: Content is protected !!