Mengenal Metode Stek dan 4 Cara Stek Tanaman Buah Paling Mudah

Bagi Anda yang gemar bercocok tanam pasti sudah tidak asing lagi dengan metode stek dan cara stek tanaman buah paling mudah. Namun bagi para pemula, metode bercocok tanam yang satu ini harus dipelajari agar nantinya bisa diaplikasikan dengan baik. Metode stek banyak dipilih karena proses pelaksanaannya yang sangat mudah dan tidak begitu rumit sehingga dapat dilakukan oleh siapa saja. Adapun jenis tanaman yang biasa ditanam dengan teknik stek adalah tanaman dikotil karena terdapat kambium, seperti misalnya tanaman buah mangga, durian, dan belimbing.

Apa itu Stek?

Sebelum Anda mempelajari cara stek tanaman buah paling mudah, terlebih dulu Anda perlu mengetahui apa itu teknik stek yang biasa digunakan untuk mengembangbiakkan tanaman. Stek adalah salah satu cara perbanyakan tanaman yang diakukan secara vegetatif buatan dengan menggunakan batang, akar, atau daun tanaman untuk dijadikan sebagai tanaman baru.

Metode ini dianggap berhasil dilakukan apabila terjadi regenerasi akar dan pucuk pada bahan stek sehingga menjadi tanaman baru. Proses regenerasi tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor internal seperti misalnya fitohormon yang berfungsi sebagai zat pengatur pertumbuhan dan juga faktor eksternal seperti misalnya faktor lingkungan.

Teknik stek banyak digunakan karena prosedur pengerjaannya relatif mudah, murah, cepat, dan tidak memerlukan teknik khusus yang rumit. Tanaman yang dihasilkannya juga memiliki sifat yang sama dengan indukannya, terutama pada bentuk buah, warna, dan rasanya. Selain itu, tanaman stek dapat ditanam pada tempat dengan permukaan tanah yang dangkal.

Cara Stek Tanaman Buah Paling Mudah

Apabila Anda ingin melakukan stek buah belimbing, mangga, dan juga durian, maka Anda dapat mempraktekkan 4 langkah stek tanaman buah yang bisa dilakukan dengan mudah berikut ini:

  1. Lakukan Kerat Ranting

Cara stek tanaman buah paling mudah yang pertama harus Anda kerjakan adalah melakukan kerat ranting pada pohon buah. Pastikan tanaman indukan yang Anda pilih kondisinya baik dan berkualitas agar nantinya tanaman yang dihasilkannya pun memiliki kualitas yang sama baiknya.

Apabila Anda ingin melakukan stek buah belimbing, mangga, ataupun durian, maka Anda harus memilih ranting tanaman yang diameternya kurang lebih 1-2 cm.  Kerat kulit cabang tersebut dengan panjang sekitar 30 cm dan lebar sekitar 2,5 cm. Setelah itu, diamkan hingga sekitar 2-3 bulan atau sudah terlihat kalus.

  1. Potong Bibit Stek

Setelah cabang yang telah Anda stek didiamkan selama sekitar 2-3 bulan, maka akan muncul bibit tanaman baru. Potong bibit tanaman tersebut dengan gunting ataupun pisau. Potong hingga batang tersebut sehingga bentuknya menjadi miring dengan ukuran atas sekitar 3 mm. Agar pembentukan akar berlangsung dengan lebih cepat, Anda perlu menghilangkan beberapa daun yang tumbuh pada bibit stek tersebut.

  1. Beri Hormon Untuk Mempercepat Pertumbuhan Akar

Cara stek tanaman buah paling mudah yang selanjutnya adalah memberi hormon pada bibit stek untuk mempercepat pertumbuhan akar. Hormon pertumbuhan tersebut dapat dilakukan dengan dua cara, yakni dengan cara talek dan cara celup.

Untuk pemberian hormon dengan cara talek, Anda harus mencampur hormon tersebut dengan talek. Setelah kedua bahan tersebut tercampur dengan merata, Anda dapat memasukkan bibit ke dalam talek. Agar hasilnya baik, Anda harus memastikan kalau talek yang tertempel pada bibit tidak begitu tebal.

Selain dengan cara talek, pemberian hormon juga bisa dilakukan dengan cara celup. Teknik ini dilakukan dengan mengikat bibit stek dan memasukannya ke dalam gelas ukur dalam posisi tegak.

Cara pemberian hormon dengan cara celup bisa Anda lakukan dengan memberikan larutan hormon kristal dalam alkohol 95 yang telah dicampur dengan air. Anda harus memastikan dosis yang diberikan benar-benar sesuai. Untuk itu, Anda dapat menggunakan gelas ukur lebih dari 2 cm. Setelah itu, diamkan selama 24 jam dan terakhir bilas dengan air bersih yang mengalir.

  1. Penanaman Bibit Stek Tanaman

Setelah Anda melewati serangkaian cara stek tanaman buah paling mudah, Anda tinggal memastikan apakah teknik stek yang Anda lakukan berhasil atau tidak. Untuk  mengetahui kesuksesan teknik tanam stek yang Anda lakukan, Anda bisa melihat apakah ada tunas yang tumbuh setelah menyambung stek di minggu ke-2 hingga minggu ke-4. Apabila teknik tersebut gagal, stek tersebut akan berubah warna menjadi hitam, kering, dan tidak bertunas.

Apabila teknik tersebut berhasil, maka Anda dapat menanam bibit stek tanaman tersebut. Pada saat bibit tanaman sudah mulai tumbuh, maka Anda harus menyediakan media perakaran yang terbuat dari campuran pasir dan lumut (spaghnum). Agar akarnya tumbuh dengan baik, sehat, dan cepat, Anda juga harus memastikan kadar kelembaban atau pH media perakaran tersebut sekitar 5-7.

Itulah 4 cara stek tanaman buah paling mudah yang bisa Anda coba praktekkan. Dengan teknik stek, Anda akan mendapatkan tanaman yang sifatnya sama dengan indukannya. Jadi, selamat mencoba ya!

Mengenal Metode Stek dan 4 Cara Stek Tanaman Buah Paling Mudah | Malik | 4.5
error: Content is protected !!