Cara Menerapkan Konsep ATM (Amati Tiru dan Modifikasi) dalam Dunia Bisnis
Cara menerapkan konsep ATM (Amati Tiru dan Modifikasi) harus dipahami benar oleh para pengusaha. Konsep ATM merupakan sebuah konsep bisnis yang cukup populer di kalangan para pengusaha. Dengan menerapkan konsep ini, Anda dapat terus berpikir kreatif untuk menemukan hal-hal baru sehingga bisnis yang Anda jalankan bisa tetap bertahan di tengah persaingan bisnis yang ketat seperti sekarang ini.
Cara ini juga efektif untuk membuat usaha Anda lebih cepat berkembang. Hal ini dikarenakan dengan cara mengamati, meniru, serta memodifikasi suatu bisnis, Anda tak perlu lagi memikirkan ide bisnis terbaru. Anda tinggal melakukan modifikasi terhadap bisnis yang sudah ada agar mendapat nilai tambah tersendiri. Lantas bagaimana cara menerapkan konsep ATM ini dalam dunia bisnis? Untuk itu, simak pembahasan berikut ini!
1. Amati
Cara menerapkan konsep ATM (Amati Tiru dan Modifikasi) yang harus Anda lakukan pertama kali adalah dengan mengamati bisnis yang telah dijalankan oleh pesaing Anda. Mengamati di sini artinya adalah Anda harus mempelajari produk, strategi pemasaran, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, Anda harus menganalisa bisnis yang telah dijalankan oleh pesaing Anda. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai referensi untuk menentukan langkah Anda selanjutnya.
Mengamati bisnis yang telah dijalankan oleh pesaing merupakan sebuah hal penting yang harus Anda lakukan agar Anda tetap bisa bertahan di dunia bisnis. Untuk itu, Anda perlu melakukan pengamatan dengan riset kecil-kecilan. Cobalah untuk mencari tahu kelebihan, kekurangan, kesempatan, serta tantangan yang terdapat pada bisnis pesaing Anda. Dengan mengamati bisnis yang dijalankan oleh perusahaan lain, Anda dapat melakukan perbandingan yang dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap bisnis yang Anda jalankan.
2. Tiru
Setelah Anda mengamati bisnis yang telah dijalankan oleh pesaing Anda, cara menerapkan konsep ATM (Amati Tiru dan Modifikasi) yang selanjutnya adalah dengan meniru bisnis tersebut. Untuk meniru sebuah usaha yang dijalankan oleh pesaing Anda, diperlukan sebuah profesionalisme. Anda tidak boleh asal-asalan dalam proses meniru bisnis orang lain. Jika Anda tidak benar-benar memahami aspek yuridis tentang hak paten yang mungkin saja dimiliki oleh pihak pesaing, maka bisa saja Anda dianggap melakukan plagiat karena telah mencuri ide orang lain.
Dalam proses meniru, ada beberapa hal terkait etika hukum yang harus Anda perhatikan, seperti misalnya prinsip usaha, sistem manajemen, proses produksi, peralatan yang digunakan, standar pelayanan, strategi pemasaran, standar pelayanan, mentalitas, dan fighting spirit.
Jadi, dalam proses meniru ini Anda tidak boleh hanya sekadar menjiplak saja. Dengan memperhatikan berbagai aspek etika hukum tersebut Anda dapat lebih berhati-hati dalam meniru bisnis orang lain. Dengan demikian, Anda tak akan dianggap sebagai pencuri ide orang.
3. Modifikasi
Meski sebenarnya dengan mengamati dan meniru sudah bisa membuat Anda tetap bertahan dalam dunia binis, namun kedua hal tersebut dinggap tidak akan cukup untuk membuat usaha Anda semakin berkembang. Karena itu, Anda perlu menerapkan konsep modifikasi pada bisnis yang telah Anda amati dan tiru. Anda harus membuat modifikasi yang berguna sebagai pembeda produk Anda dengan produk dari pesaing Anda. Hal ini akan membuat produk yang Anda hasilkan kesannya tidak hanya meniru.
Dengan melakukan modifikasi terhadap produk yang telah dibuat oleh pesaing, Anda harus bisa berkreasi agar perubahan yang dilakukan dapat menambah daya tarik produk Anda. Anda harus mampu menunjukkan ciri khas dari produk Anda yang membuatnya berbeda dari produk milik pesaing Anda.
Dalam proses modifikasi, modal, tenaga, waktu, serta pemikiran jelas sangat dibutuhkan. Namun, proses ini sangat penting untuk dilakukan demi menjadikan produk Anda berbeda dari produk dari pihak pesaing. Dalam tahap ini, Anda dapat menunjukkan keunggulan produk Anda sehingga para konsumen dapat mengetahui bahwa produk Anda lebih baik dibanding produk dari orang lain. Dengan demikian, peluang produk Anda untuk dilirik oleh konsumen pun akan semakin besar.
4. Pentingnya Konsep ATM (Amati Tiru dan Modifikasi)
Konsep Amati Tiru dan Modifikasi sebenarnya merupakan sebuah metode ilmiah yang dapat diterapkan oleh manusia dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Dalam dunia bisnis, konsep ini sering kali digunakan untuk menemukan ide pada saat pengusaha ingin memulai bisnisnya. Selain itu, konsep ATM juga sangat berguna dalam mengembangkan usaha yang telah dijalankan.
Dalam menerapkan konsep ini, Anda perlu mengamati bisnis yang sudah ada, melihat trend di masyarakat, mempelajari konsep yang telah diterapkan oleh para pengusaha sukses, dan lain sebaginya. Melalui hasil dari pengamatan tersebut, selanjutnya Anda dapat meniru dan memodifikasi bisnis tersebut demi mengembangkan usaha Anda sendiri.
Oleh karena itu, penting bagi Anda mengetahui cara menerapkan konsep ATM (Amati Tiru dan Modifikasi) dalam memulai ataupun mengembangkan sebuah bisnis.
Bagi Anda yang belum menemukan ide bisnis atau tidak tahu bagaimana cara memulai sebuah usaha, Anda dapat menerapkan konsep Amati Tiru Modifikasi untuk menemukan alternatif jalan keluar terhadap permasalahan tersebut. Anda perlu mengamati bisnis orang lain, meniru segala hal yang positif dari usaha tersebut, buang hal-hal negatifnya, dan mulailah memodifikasi bisnis tersebut agar bisnis Anda punya ciri khasnya sendiri. Itulah cara menerapkan konsep ATM (Amati Tiru dan Modifikasi) dalam dunia bisnis.