8 Cara Memulai Bisnis Sembako dari Nol yang Sukses

Cara memulai bisnis sembako – Bisnis sembako adalah bisnis yang tidak pernah lesu dan mati. Alasannya adalah selama masyarakat masih membutuhkan sembako maka selama itu bisnis ini akan tetap potensial untuk digeluti.  Memulai bisnis sembako ini tidak membutuhkan biaya yang besar seperti bisnis grosir sembako karena biasanya di bisnis ini hanya melayani penjualan dalam skala kecil saja maksimal puluhan kilogram tidak mencapai ukuran kuintal maupun ton.

Meski peluangnya besar dan terlihat mudah, namun Anda tidak bisa langsung sukses dalam menggeluti bisnis ini. Fakta di lapangan banyak pebisnis sembako yang terpaksa gulung tikar dikarenakan tidak tahu bagaimana memulai bisnis sembako yang baik dan benar, selain itu hal yang menyebabkan gulung tikar dikarenakan kurangnya pemahaman tentang bisnis dan perhitungan yang matang sehingga bisnis tidak bisa berjalan dengan lancar. Berikut ini adalah beberapa cara memulai bisnis sembako yang baik dan benar yang wajib untuk Anda ketahui:

Buat Rencana yang Matang

Planning

Cara pertama yang penting untuk Anda ketahui adalah rencanakan bisnis dengan matang. Apapun jenis bisnis yang dijalankan ada baiknya rencanakanlah usaha tersebut dengan baik dan benar. Perencanaan bisnis sembako ini sama dengan usaha yang lainnya seperti riset pasar, riset target pasar, produk yang akan dijual, penyuplai dagangan, risiko yang akan dihadapi, dan lain sebagainya. Tanpa perencanaan yang matang ini Anda tidak akan bisa menjalankan bisnis dengan lancar karena tidak memiliki tujuan yang jelas.

Analisis Kompetitor

Analisa Kompetitor

Analisa Kompetitor

Salah satu hal yang membuat pebisnis sembako banyak yang gulung tikar adalah tidak berhasil menganalisis kompetitor dengan baik. Yang harus di analisis adalah apa yang menjadi kelebihan dari kompetitor dan tidak Anda miliki dan seperti apa tingkat persaingannya. Anda bisa memulainya dengan mensurvei tiga sampai dengan empat toko, pilih yang ramai dikunjungi oleh pengunjung dan lakukan riset produk apa yang paling banyak dicari, harganya, dan bagaimana pelayanannya. Dengan melakukan riset ini Anda bisa mendapatkan sedikit gambaran tentang kompetitor dan konsep bisnis sembako yang akan Anda jalani ke depannya.

Lokasi Usaha

Cara memulai bisnis sembako yang tidak boleh untuk Anda lupakan adalah pilih lokasi usaha yang strategis. Dengan lokasi yang strategis ini konsumen akan bisa menjangkau bisnis Anda dengan mudah. Minimal carilah tempat usaha yang dekat dengan jalan raya dan juga jalan utama, selain itu pilih yang bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat supaya saat bisnis Anda berkembang dengan besar, Anda bisa melayani pembelian sembako dalam jumlah besar.

Analisa Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen ini menjadi hal yang harus diperhatikan. Sebisa mungkin toko sembako yang Anda buka ini menyediakan berbagai macam barang yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu daya beli masyarakat sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis Anda, jika daya beli masyarakat rendah maka jangan mengharapkan bisnis Anda bisa cepat maju dan berkembang dengan pesat. Jika penjualan tidak bisa mencapai target itu tandanya ada yang salah dengan bisnis Anda sehingga Anda harus memperbaiki strategi penjualan bisnis Anda.

Siapkan Modal yang Cukup

Cara memulai bisnis sembako yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah dengan menyiapkan modal yang cukup. Bisnis yang kekurangan modal tidak akan bisa berjalan dengan lancar. Untuk membuka toko sembako yang strategis Anda membutuhkan modal kurang lebih 10 juta rupiah Dimana modal itu digunakan untuk renovasi tempat usaha, membeli etalase, timbangan besar dan kecil, brankas, kalkulator, rak atau lemari, lemari pendingin.

Biaya Operasional

Estimasi keuntungan

Biaya operasional bisnis sembako ini pun tidak kalah besar dengan modal awalnya. Anda harus mengeluarkan biaya operasional kurang lebih 6 juta rupiah untuk awal pembukaan bisnis. Modal tersebut digunakan untuk membeli bahan sembako seperti beras, gula, teh, sewa tempat, biaya listrik dan air, gaji karyawan, dan lain sebagainya.  Untuk biaya operasional selanjutnya tidak terlalu besar dimana Anda hanya perlu membeli bahan yang sudah habis saja tidak perlu membeli semua bahan.

Bekerja sama dengan Supplier

Hal yang penting untuk Anda perhatikan adalah bekerja sama dengan supplier bahan sembako. Dengan bekerja sama dengan supplier ini Anda akan bisa mendapatkan harga sembako lebih murah. Dengan harga yang lebih murah maka semakin banyak keuntungan yang akan bisa Anda dapatkan. Jalin kerja sama yang baik dengan supplier tersebut agar bisa bekerja sama dengan baik dalam jangka panjang.

Promosi

Cara memulai bisnis sembako yang terakhir adalah promosi. Yang terpenting dalam bisnis adalah promosi dimana tanpa promosi ini target penjualan tidak akan tercapai. Promosi bisa dengan membuat selebaran atau promosi melalui sosial media yang Anda miliki. Selain itu dengan menggunakan banner yang mencantumkan harga sembako Anda hari ini.

Estimasi Pendapatan

Untuk analisa keuntungan usaha sembako ini Anda menghitung total pendapatan per hari. Misalnya dalam sehari mendapatkan pendapatan 250 ribu rupiah maka dalam sebulan Anda akan mendapatkan pendapatan 7,5 juta rupiah. Dikurangi biaya operasional maka keuntungan bersih Anda sebesar 1,5 juta rupiah. Keuntungan tersebut bisa Anda sisihkan untuk mengembalikan modal awal dan keuntungan bulan berikutnya akan lebih banyak karena tidak membeli semua bahan sembako hanya membeli bahan yang sudah habis saja.

Demikianlah cara memulai bisnis sembako dan analisa keuntungannya yang sangat menggiurkan, semoga informasi ini bermanfaat.

8 Cara Memulai Bisnis Sembako dari Nol yang Sukses | Malik | 4.5
error: Content is protected !!