10 Cara Budidaya Kerang Tiram yang Baik dan Benar

Cara budidaya kerang tiram – Tiram menjadi salah satu jenis seafood yang banyak dikonsumsi karena rasanya yang lezat dan juga kaya gizi. Kerang ini akan hidup di muara menempel pada tanaman bakau dan juga tiang pada bagian atas dermaga. Sebelum di budidayakan kerang tiram hanya bisa didapatkan pada habitat aslinya, namun berkat kemajuan dan kecanggihan teknologi yang ada pada saat ini kerang pun bisa dibudidayakan sehingga tidak hanya mengandalkan hasil dari alam.

Bisnis budidaya kerang tiram ini menjadi peluang bisnis yang begitu potensial. Untuk bisa meraih kesuksesan dari budidaya kerang harus mengetahui caranya karena teknik yang salah hanya akan membuat hasil panen tidak sesuai dengan harapan atau keinginan. Bagi Anda yang tertarik untuk menggeluti bisnis kerang tiram ini, simak beberapa cara budidaya kerang tiram yang benar seperti berikut ini:

Benih

Benih kerang tiram

Benih kerang tiram

Benih menjadi kunci penting dalam budidaya kerang tiram. Tidak hanya kerang tiram saja namun semua bisnis yang menyangkut dengan makhluk hidup pun juga begitu. Benih kerang tiram ini didapatkan dari alam sehingga semakin banyak benih yang didapatkan akan semakin bagus terhadap hasil panennya nanti. Untuk bisa mendapatkan benih bisa dengan membuat dan menyebar perangkap yang mana terbuat dari sabut kelapa, ijuk, plastik, maupun kain. Benih ini bisa diambil di perairan yang dipenuhi dengan pasir namun memiliki pengendapan lumpur yang rendah. Khusus negara maju untuk mendapatkan benih kerang tiram ini bisa didapatkan di tempat yang dijadikan sebagai pembenihan ikan, sayangnya di Indonesia tempat ini belum ada sehingga harus dikumpulkan secara manual dari alam.

Memilih Lokasi Budaya yang Tepat

Lokasi Budaya yang Tepat

Lokasi Budaya yang Tepat

Cara selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan memilih lokasi yang tepat. Lokasi budidaya ini menjadi kunci kesuksesan dalam berbisnis kerang tiram. Jika lokasinya salah kerang tiram tidak akan bisa tumbuh dan berkembang dengan bagus. Lokasi yang tepat adalah terlindung dari angin maupun gelombang yang besar, tanahnya subur, kecerahan yang tinggi, suhunya sesuai dengan kondisi kerang tiram yaitu antara 25 derajat sampai dengan 28 derajat. Hindarilah menjadikan perairan tercemar untuk lokasi budidaya kerang tiram karena akan membuatnya berbahaya untuk dikonsumsi.

Siapkan Wadah

Wadah ini berguna untuk membudidayakan kerang tiram supaya tidak terbawa arus sehingga akan tetap berada di lokasi pembudidayaan sampai masa panen tiba. Wadah yang diperlukan dalam budidaya kerang tiram ini adalah rak dan juga rakit. Jika menggunakan metode rak, ukurannya harus sesuai dengan lokasi pembudidayaan, semakin luas lokasi budidaya maka rak yang dibutuhkan pun juga semakin luas.  Bahan pembuatan yang tepat untuk wadah ini adalah bambu.  Rak ini akan dipasang menyesuaikan dengan kondisi perairan dan harus dipastikan saat kondisi pasang maupun surut harus selau terendam dengan air.  Khusus untuk wadah yang menggunakan metode rakit akan ada keranjang yang berisi kerang tiram kemudian digantungkan di rakit. Setelah itu sebarlah keranjang tersebut di dasar perairan sampai benih itu mampu menempel dengan baik.

Perhatikan Kebutuhan Pakan

kebutuhan plankton

kebutuhan plankton

Hal yang tidak boleh dilupakan dalam budidaya kerang tiram adalah kebutuhan akan pakan yang harus selalu tercukupi dengan baik. Pakan kerang tiram biasanya disediakan oleh lingkungannya berada, sehingga semakin banyak zat makanan yang ada di perairan tersebut tiram akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Pakan yang dibutuhkan berupa plankton hewani maupun nabati. Selain itu  bisa juga dari bahan organik yang disediakan oleh laut berupa bakteri jamur, dan fitoplankton.

Mencukupi Kebutuhan Kalsium

Selain pakan, kerang tiram juga membutuhkan asupan kalsium yang cukup. Jika kalsium digunakan untuk pembentukan tulang dan gigi pada manusia, gunanya pada kerang tiram adalah menciptakan dan memaksimalkan pertumbuhan cangkang sehingga memiliki kekuatan yang sempurna. Cangkang pada tiram tersebut memiliki fungsi yang sangat penting karena akan melindungi organ tiram dan seluruh tubuh yang ada di dalamnya. Kalsium ini akan didapatkan di lingkungan dimana tiram tersebut dibudidayakan terutama pada perairan yang tidak tercemar.

Membesarkan Benih

Cara budidaya kerang tiram selanjutnya adalah membesarkan benih tiram. Supaya cepat dipanen tentunya benih kerang tiram ini harus berkembang sesuai dengan standar, jika tidak maka belum siap untuk dipanen. Selain dari ukurannya, kerang tiram yang berkualitas juga bisa dilihat dari tebal dagingnya. Jika daging tiram tipis maka pembudidayaannya belum dikatakan berhasil.

Waspadai Cangkang Terbuka

Cangkang terbuka

Cangkang terbuka

Yang tidak boleh diabaikan oleh pebisnis kerang tiram adalah kondisi cangkang yang terbuka. Kondisi cangkang tersebut sangat berarti bagi kehidupan dan kesehatan kerang itu sendiri. Cangkang yang terbuka akan membuat daging tiram terkontaminasi dengan air sehingga nilai ekonominya bisa menurun. Pengepul pun sangat memperhatikan kondisi kerang dimana jika terbuka sedikit saja bisa menurunkan harga jualnya.

Waspadai Predator

Rantai makanan akan selalu ada dan harus diwaspadai dimana dalam rantai tersebut terdapat beberapa urutan siapa yang akan memangsa dan juga di mangsa. Oleh sebab itu supaya hasil kerang tiramnya menjadi maksimal harus terlindung dari predator yang bisa sewaktu-waktu memangsa sebagai contohnya adalah siput air dan kepiting. Upaya untuk mengatasi predator tersebut bisa dengan memungutnya satu per satu supaya jumlah mereka tidak bertambah banyak. Memang belum ada alat atau teknologi yang bisa digunakan untuk mengatasi predator-predator tersebut secara instan, sehingga cara manual ini akan memakan banyak waktu dan tenaga.

Perkembang Biakan Kerang Tiram

Selain tumbuh dan berkembang, benih kerang tiram tersebut juga bisa berkembang biak sehingga jumlah kerang tiram akan menjadi semakin banyak. Kerang tiram yang sudah dewasa akan menghasilkan telur kemudian telurnya tersebut bisa dibuahi oleh sel kelamin jantan dan pembuahannya ada di dalam air. Telur yang sudah dibuahi ini bentuknya akan menjadi menonjol dan berubah menjadi larva. Pada bentuk ini larva sudah memiliki mulut dan organ pencernaannya sendiri.  Pebisnis sekaligus petani kerang tiram ini bisa menangkap larva tersebut untuk dibudidayakan di tempat yang baru supaya tidak di mangsa oleh kerang tiram dewasa atau predator lainnya.

Panen

Tahap terakhir dari budidaya kerang tiram ini adalah panen. Waktu minimal panen adalah 6 bulan dihitung sejak pertama kali budidaya dilakukan. Kerang tiram yang sudah siap untuk dipanen ukuran cangkangnya mencapai 7,6 cm, sedangkan jika sudah lebih dari 6 bulan ukuran cangkangnya belum memenuhi ukuran standar panen maka bisa dipastikan perairan tersebut kurang subur untuk menjadi tempat budidaya kerang tiram.

Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan, kerang tiram ini menjadi salah satu seafood yang digemari oleh masyarakat. Tidak hanya masyarakat lokal saja yang menyukainya namun turis asing pun menyukainya. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya turis yang menyukai kerang tiram mentah yang disuguhkan bersama dengan es dan juga irisan lemon maupun jeruk nipis segar. Oleh sebab itu bagi yang tertarik dengan bisnis ini, lakukanlah beberapa cara budidaya kerang tiram seperti yang disebutkan di atas dengan benar supaya hasil panen melimpah dan menghasilkan profit yang tinggi.

10 Cara Budidaya Kerang Tiram yang Baik dan Benar | Malik | 4.5
error: Content is protected !!