6 Cara Budidaya Ikan Cupang dengan Praktis Namun Hasil Maksimal

Cara budidaya ikan cupang dengan praktis – Ikan Cupang memiliki nama lain ikan beta. Ikan ini termasuk dalam jenis air tawar yang mana habitatnya ada di beberapa negara Asia seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan juga Vietnam. Karakter dari ikan ini sangat unik dan juga agresif untuk bisa mempertahankan wilayahnya. Yang menarik dari ikan cupang atau beta ini adalah memiliki warna yang menarik, selain itu bagian ekornya bisa mengembang dengan sempurna ketika dia bertemu dengan lawannya. Selain di jadikan sebagai hobi atau koleksi, ikan cupang ini juga sering ditandingkan dimana yang kalah akan memiliki kerusakan pada ekor dan juga siripnya.

Harga ikan cupang ini sangat bervariasi mulai dari puluhan ribu sampai dengan puluhan juta. Penggemarnya pun beragam mulai dari anak-anak sampai dengan orang dewasa sehingga bisa dijadikan sebagai peluang bisnis yang menggiurkan. Bagi yang tertarik untuk menggeluti bisnis ini, simak cara budidaya ikan cupang dengan praktis berikut ini:

Memilih Indukan Ikan Cupang

Cara budidaya ikan cupang dengan praktis yang pertama adalah memilih indukannya. Semakin unggul indukannya maka semakin bagus bibit yang dihasilkannya nanti. Membudidayakan ikan cupang dengan memelihara indukannya terlebih dahulu supaya lebih yakin dengan kualitas bibit yang dihasilkan karena tidak semua bibit yang dijual di pasaran berkualitas bagus.

 Indukan Ikan Cupang

Indukan Ikan Cupang

Dibutuhkan ikan cupang jantan dan betina untuk bisa menghasilkan bibit. Cirinya adalah jantan ini memiliki body yang lebih besar, warnanya cenderung cerah, sirip dan ekornya akan mudah mengembang. Ekor dari pejantan pun lebih panjang dibandingkan dengan ekor betina, gerakannya juga selalu lebih lincah. Ciri indukan betina tubuhnya lebih kecil, warnanya kusam namun ekornya lebih pendek, gerakan dari betina ini lebih lamban dan cenderung tenang. Indukan yang ideal untuk dipilih adalah yang sudah siap untuk dikawinkan dimana jantan usianya minimal 4 sampai dengan 8 bulan , sedangkan betina 3 sampai dengan 4 bulan.

Pemijahan

Tidak akan ada bibit jika tidak ada perkawinan. Dibutuhkan teknik pemijahan atau perkawinan yang tepat untuk menghasilkan bibit seperti yang diharapkan. Untuk bisa melakukan pemijahan ini bisa dengan menyediakan tempat atau wadah untuk pemijahan, bisa berupa aquarium dengan ukuran kecil maupun sedang. Siapkan pula wadah plastik untuk tempat indukan betina. Yang tidak boleh dilupakan adalah tanaman air harus ada di tempat untuk perkawinan tersebut seperti eceng gondok atau kayambang.

Pemijahan Ikan Cupang

Perkawinan bagi ikan cupang ini pun gampang-gampang susah karena ketertarikan antara si jantan dan betina sangat penting di sini. Jika tidak tertarik si jantan tidak mau membuat busa sedangkan si betina tidak mau mengeluarkan telurnya.  Agar pemijahan sukses peternak ikan cupang harus tahu bagaimana langkah-langkahnya yang benar. Simak langkah pemijahan yang benar seperti berikut ini:

  1. Isi air dan endapkan

Setelah mendapatkan tempat untuk pemijahan, isi dengan air setinggi 10 sampai dengan 15 cm. Endapkanlah air tersebut selama semalaman supaya suhu yang ada di dasar aquarium tidak terlalu dingin.

  1. Letakkan media pemijahan

Cara selanjutnya adalah letakkan media pemijahan tersebut ke dalam wadah atau aquarium, kemudian masukkan pejantan terlebih dahulu. Diamkan selama 1 hari, setelah itu baru di susul oleh si betina yang mana sudah dimasukkan ke dalam gelas plastik.  Betina ini memang tidak langsung di campurkan dengan si jantan tujuannya agar tidak mengganggu pejantan dalam membangun sarang dan juga untuk melihat apakah mereka berjodoh.

  1. Membangun busa

Tanda jika si pejantan menyukai betina adalah dalam waktu kurang dari 8 jam dia akan membangun busa di media pemijahan tersebut. Busa ini berupa gelembung udara yang ada di permukaan dan dilepaskan di bawah permukaan daun ataupun tanaman air yang telah disediakan sebelumnya. Jika si betina tertarik hal itu akan terlihat pada bentuk tubuhnya yaitu memiliki tanda vertical yang memiliki warna gelap. Meski begitu jangan segera mencampurkan keduanya.

  1. Lepaskan betina

Setelah ada tanda ketertarikan dari betina, lepaskanlah betina setelah 2 hari. Saat dicampurkan si jantan akan merayu betina sehingga mengeluarkan sel telurnya. Sel telur itulah yang akan dibuahi oleh si jantan. Telur akan diambil oleh si  jantan dengan mulutnya kemudian diletakkan di sarang busa.

  1. Pengobatan jantan

Yang bertugas untuk merawat dan memelihara telur ikan adalah si jantan.  Telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam. Telur tersebut akan menjadi burayak seukuran jarum dimana warnanya kehitaman. Jika burayak tersebut sudah bisa berenang sendiri maka indukan jantan diambil dan diobati. Barulah setelah 7 hari bisa dilakukan pemijahan lagi.

Membesarkan Burayak

Burayak

Burayak ini sampai umur 3 hari tidak perlu diberikan makanan karena adanya cadangan kuning telur di dalam tubuhnya. Pembesaran dari burayak ini memang tidak sulit asal mengetahui setiap tahapannya dengan benar. Untuk membesarkannya bisa diberikan vinegar eels karena diminati dan bentuknya yang kecil pas untuk memakannya. Baru setelah umur burayaknya 1 minggu ini bisa diberikan berupa kutu air saring atau BBS atau baby brine shrimp. Berikanlah pakan ini selama 3 minggu setelahnya akan dicampuri dengan pakan jenis lainnya seperti cacing dan lain-lain.

Makanan Ikan Cupang

Makanan Ikan Cupang

Jika sudah berubah menjadi ikan cupang dewasa bisa diberikan makanan biasa. Pakan ikan cupang terdiri dari dua macam yaitu alami maupun pakan pabrik seperti pelet. Alami ini bisa diberikan berupa cacing sutra, larva nyamuk, dan lain sebagainya. Pemberian pakan ikan cupang sebanyak 3 sampai dengan 4 kali dalam sehari. Pemberian pakannya bisa sedikit tapi sering. Untuk ikan cupang yang sudah dewasa bisa diletakkan di dalam aquarium supaya tumbuh dan kembangnya bisa terkontrol.  Yang penting diperhatikan bagi peternak adalah hindari meletakkan ikan cupang jantan dalam satu aquarium yang sama. Hal ini untuk menghindari tarung tanding antara jantan satu dengan yang lainnya. Idealnya satu aquarium ini berisi satu ikan cupang saja.

Bersihkan Air di Dalam Aquarium

Aquarium ikan cupang

Aquarium ikan cupang

Cara budidaya ikan cupang di akuarium selanjutnya adalah selalu bersihkan air di dalam aquarium supaya tidak keruh. Pelet ini akan membuat air di dalam aquarium cepat keruh. Letakkan ikan cupang di tempat lain, kemudian cuci aquarium tersebut, dan bilas sampai benar-benar bersih. Hal ini juga bertujuan untuk menghindarkan aquarium menjadi berbau. Keringkan sampai tidak ada air yang menempel. Isi aquarium dengan air biasa, barulah ikan cupang bisa dimasukkan kembali.

Perawatan Ikan Cupang Aduan

Ikan cupang bisa berharga mahal karena bisa menang saat ditandingkan. Perawatan ikan cupang untuk aduan membutuhkan teknik khusus. Tekniknya adalah ikan diletakkan di dalam topples kecil kemudian letakkan di tempat yang gelap. Hal ini bertujuan untuk membuat ikan cupang bersikap agresif terhadap lawannya. Pastikan jika ikan cupang tersebut tetap aman meski di tempat yang gelap.

Demikianlah cara budidaya ikan cupang dengan praktis yang mudah dilakukan oleh siapa saja, semoga informasi ini bermanfaat.

6 Cara Budidaya Ikan Cupang dengan Praktis Namun Hasil Maksimal | Malik | 4.5
error: Content is protected !!