Bisnis Kontrakan Minimalis: Sebuah Investasi Paling Menjanjikan

Di antara banyaknya jenis usaha, menjalankan bisnis kontrakan minimalis menjadi salah satu alternatif terbaik bagi Anda. Hal ini karena ada banyak sekali orang yang membutuhkan kontrakan, terutama para perantau yang belum memiliki tempat tinggal. Di samping itu, harga tanah yang semakin hari semakin mahal menjadikan bisnis kontrakan memiliki prospek yang sangat bagus apabila dikembangkan.

Konsep Bisnis Usaha Kontrakan Minimalis

Usaha Kontrakan Minimalis

Usaha Kontrakan Minimalis

Anda mungkin bertanya-tanya, apa yang membedakan antara bisnis kontrakan pada umumnya dengan usaha kontrakan minimalis? Sebenarnya perbedaannya adalah konsep yang diusung oleh usaha kontrakan minimalis adalah pemanfaatan maksimal pada lahan yang tersedia.

Seperti halnya membangun rumah, dibutuhkan lahan yang cukup untuk membangun sebuah kontrakan. Permasalahannya, tak sedikit pelaku bisnis yang kesulitan mencari lahan tepat untuk membangun kontrakan. Dengan keterbatasan lahan itulah, akhirnya muncul konsep usaha kontrakan minimalis.

Untuk membangun kontrakan minimalis, setidaknya Anda harus menyiapkan lahan berukuran 5 x 7 meter yang nantinya dapat dibangun kontrakan 2 atau 3 lantai. Hal ini untuk mengatasi keterbatasan lahan sehingga Anda pun tak akan mengalami kerugian saat menjalankan bisnis kontrakan tersebut.

Mengenai desainnya, kontrakan minimalis tak ubahnya seperti bangunan rumah minimalis pada umumnya. Hanya saja kontrakan minimalis tak memiliki banyak interior mewah karena bentuknya hanya bangunan saja. Namun bagi Anda yang memiliki modal berlebih, silahkan terapkan desain kontrakan minimalis yang disesuaikan dengan ukuran lahan.

Prospek Usaha Kontrakan Minimalis

Seperti yang dijelaskan di atas, bisnis kontrakan minimalis memiliki prospek yang sangat baik ke depannya. Mengingat ketersediaan lahan yang semakin menyempit setiap saat. Anda dapat membuktikannya sendiri dengan melihat betapa padatnya bangunan rumah yang ada di kota-kota besar ataupun lokasi yang berdekatan dengan kantor serta universitas.

Apabila diibaratkan, prospek usaha kontrakan minimalis memiliki peringkat kedua setelah bisnis tanah. Untuk itu, Anda tak perlu ragu saat ingin menjalankan bisnis yang satu ini. Perlu diingat, ketika pertama kali mendirikan usaha kontrakan minimalis, modal yang dibutuhkan pun tak sedikit. Namun Anda tak perlu khawatir karena dengan prospek yang sangat baik, usaha kontrakan akan memberikan keuntungan berlipat ganda bagi Anda.

Simulasi Biaya untuk Mendirikan Kontrakan Minimalis

Modal Investasi Kontrakan  
  1. Pembelian 3 lahan 35m2 (Rp 150.000 m2)
Rp 15.750.000
  1. Biaya borongan bangunan 3 rumah kontrakan
Rp 150.000.000
  1. Interior rumah kontrakan
Rp 15.000.000
Total modal investasi Rp 180.750.000

 

Biaya Operasional per Tahun  
  1. Renovasi kontrakan
Rp 5.000.000
  1. Biaya tak terduga untuk perawatan
Rp 3.000.000
Total biaya operasional per tahun Rp 8.000.000

 

Biaya Sewa Kontrakan Sistem Bulanan dan Tahunan  
  1. Jika 2 kontrakan minimalis disewakan dengan sistem bayar per bulan dengan nominal Rp 750.000 maka:

Rp 700.000 x 12 bulan x 2

Rp 18.000.000
  1. Sedangkan satu kontrakan minimalis tersisa disewakan pertahun Rp 10.000.000
Rp 10.000.000
Total keuntungan dari biaya sewa kontrakan dalam 1 tahun Rp 28.000.000
Keuntungan bersih dalam 1 tahun =

total keuntungan – biaya operasional

Rp 20.000.000

 

Lama Balik Modal  
Untuk menghitung lama balik modal =

Modal investasi : keuntungan per tahun

Rp 180.750.000 : Rp 20.000.000 =

9 bulan

Melihat dari perhitungan di atas, tentu saja Anda hanya membutuhkan waktu tak lebih dari 1 tahun untuk balik modal. Inilah salah satu daya tarik dari bisnis kontrakan minimalis. Di samping itu, bangunan kontrakan minimalis tersebut juga dapat digunakan hingga 10 atau 20 tahun ke depan. Dengan kata lain, uang akan terus mengalir ke kantong Anda ketika memutuskan menjalankan usaha kontrakan minimalis.

Tips Menjalankan Usaha Kontrakan Minimalis

Setelah mengetahui beberapa hal penting terkait konsep, prospek, hingga simulasi biaya, Anda juga harus mengantongi tips dan cara memulai bisnis kontrakan minimalis saat memutuskan untuk menjalankan usaha kontrakan. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Lakukan Survey Lokasi

Ini adalah hal paling penting yang harus benar-benar diperhatikan sebelum membangun sebuah kontrakan. Pasalnya semakin strategis lokasi kontrakan, maka Anda tak perlu lagi mencari orang agar menyewa kontrakan tersebut. Sebaliknya, merekalah yang akan mencari Anda sebagai pemilik kontrakan.

Sekedar saran, pilihlah lokasi di sekitar kantor perusahaan dan universitas. Hal ini karena 2 lokasi itulah yang paling sering dijadikan lahan basah untuk mendirikan kontrakan ataupun kos-kosan. Setidaknya jarak atau radius ideal lokasi kontrakan adalah maksimal 5 kilometer dari tempat-tempat strategis tersebut.

  • Lakukan Persaingan Sehat dengan Kompetitor

Seperti halnya bisnis yang lain, bisnis kontrakan minimalis pun memiliki kompetitor yang juga harus dihadapi. Terlebih apabila Anda berhasil mendirikan kontrakan di area yang sebelumnya telah berdiri beberapa kontrakan. Untuk itulah, lakukan persaingan sehat agar kontrakan Anda tetap laris manis disewa orang lain.

Contohnya adalah dengan selalu menjaga kebersihan kontrakan, memberikan fasilitas pendukung kenyamanan penyewa kontrakan, dan segera melakukan perbaikan apabila ada fasilitas kontrakan yang rusak. Hal ini akan membuat citra kontrakan Anda baik di mata para penyewa.

  • Jangan Pernah Bersaing dengan Menurunkan Harga Sewa

Masih berhubungan dengan persaingan sehat, dalam menjalankan bisnis kontrakan, jangan pernah sekalipun menurunkan harga sewa demi mencari penyewa kontrakan tersebut. Hal ini akan memberikan 2 penyebab utama. Pertama adalah rusaknya sistem harga standar sewa kontrakan di sekitar wilayah tersebut. Kedua, keuntungan yang Anda peroleh pun akan berkurang.

Dalam hal ini, Anda harus yakin bahwa selama harga kontrakan tidak melebihi standar harga kontrakan di sebuah area, maka akan selalu ada penyewa yang datang ke kontrakan Anda.

  • Sistem Bayar Sewa Kontrakan yang Terjadwal

Tips selanjutnya yakni pastikan Anda memiliki jadwal pembayaran uang sewa kontrakan, terutama untuk kontrakan yang menggunakan sistem bayar bulanan. Anda dapat melakukan pembicaraan secara kekeluargaan terhadap para penyewa kapan mereka dapat membayar uang sewa bulanan kontrakan. Contohnya adalah di awal bulan atau akhir bulan.

  • Jangan Lupa Mempromosikan Kontrakan Minimalis Anda

Tips terakhir yakni promosikan kontrakan Anda begitu kontrak dengan penyewa telah habis. Hal ini agar Anda tetap memperoleh pemasukan rutin. Contohnya jika penyewa kontrakan telah habis kontraknya di bulan Mei 2018 kemudian Anda hanya menunggu tanpa melakukan promosi dan baru pada bulan Agustus 2018 ada penyewa baru. Pastinya Anda tidak akan memperoleh pemasukan selama 2 bulan. Benar, kan?

Untuk mempromosikan kontrakan, Anda dapat memanfaatkan media sosial ataupun toko online. Dengan begitu, calon penyewa dapat mengetahui informasi terkait kontrakan yang sedang kosong.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Kontrakan

Ada beberapa keuntungan yang diperoleh dari bisnis kontrakan, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Merupakan bisnis yang memiliki prospek yang sangat baik karena dibutuhkan oleh banyak orang.
  2. Waktu balik modal yang relatif cepat.
  3. Menjadi salah satu jenis investasi jangka panjang keuntungannya dapat digunakan untuk menghadapi hari tua atau dikembangkan pada jenis bisnis lainnya.

Sedangkan untuk kekurangan bisnis kontrakan, Anda harus mempersiapkan modal yang cukup besar di awal perjalanan. Terlebih bagi Anda yang belum memiliki lahan di area yang dirasa cukup strategis untuk mendirikan kontrakan minimalis.

Itulah sedikit ulasan mengenai usaha kontrakan minimalis yang sangat menjanjikan. Jadi apalagi yang Anda tunggu? Apabila berniat menjalankan bisnis dengan keuntungan berlipat ganda, pilihlah bisnis kontrakan minimalis sebagai alternatif bisnis terbaik Anda.

Bisnis Kontrakan Minimalis: Sebuah Investasi Paling Menjanjikan | Malik | 4.5
error: Content is protected !!