https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3327328018275889

6 Tips Cara Menentukan Jumlah Karyawan yang Harus Anda Pekerjakan

Tips cara menentukan jumlah karyawan yang harus Anda pekerjakan – Sumber daya manusia atau SDM merupakan salah satu faktor penting keberlangsungan suatu perusahaan. Ibarat tulang punggung, tanpa adanya SDM tentu sebuah perusahaan tak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

cara menentukan jumlah karyawan yang harus Anda pekerjakan

cara menentukan jumlah karyawan yang harus Anda pekerjakan

Namun jumlah SDM yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan juga menjadi hal penting yang tak boleh luput dari perhatian, karena perencanaan SDM yang benar dan tidak overcapacity dapat memberikan banyak manfaat bagi perusahaan. Lalu bagaimana cara menentukan jumlah karyawan perusahaan yang harus dipekerjakan? Simak penjelasannya dibawah ini!

1.      Pastikan Apa Tujuan Perekrutan

Hal pertama yang harus Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk merekrut karyawan adalah memastikan apa tujuan Anda merekrut karyawan baru. Anda perlu untuk mengerti arah tujuan perusahaan Anda, sehingga nantinya tak terjadi overcapacity jumlah karyawan. Misalnya saja tujuan Anda merekrut karyawan karena perusahaan Anda sedang melakukan ekspansi, sehingga membutuhkan karyawan baru yang cukup banyak. Jika begitu, perkirakan jumlah karyawan dari setiap departemen, baik itu departemen operasional, administrasi, marketing, sales, atau departemen-departemen lain di perusahaan Anda. Perkirakan berapa jumlah karyawan yang dibutuhkan dari setiap departemen. Jika Anda berhasil menyesuaikan jumah karyawan dengan tujuan utama Anda, tentu perusahaan akan dapat berjalan dengan baik dengan jumlah karyawan yang cukup dan produktif.

2.      Sesuaikan dengan Keadaan Finansial Perusahaan

Salah satu cara menentukan jumlah karyawan yang harus Anda pekerjakan adalah dengan menyesuaikan keadaan finansial perusahaan Anda. Karena saat Anda memutuskan untuk merekrut karyawan baru, itu artinya Anda harus siap memberikan upah setiap bulan, memberikan asuransi-asuransi seperti asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan, memberikan biaya-biaya lain seperti insentif dan tunjangan. Tentu secara tak langsung pengeluaran perusahaan juga makin bertambah setiap bulannya. Jika keadaan finansial perusahaan sedang tidak baik ada baiknya untuk mengurungkan niat penambahan karyawan.

3.      Lakukan Pemetaan SDM

Pemetaan SDM sangat diperlukan untuk mengenali kapasitas SDM yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan pemetaan SDM, perusahaan dapat mengetahui informasi mengenai berapa jumlah karyawan aktif, bagaimana kemampuan yang dimiliki para karyawan, berapa jumlah karyawan yang akan memasuki masa pensiun, berapa jumlah karyawan teladan, berapa jumlah karyawan yang kurang kompeten, berapa jumlah karyawan yang harus diberikan pelatihan khusus, dan informasi-informasi lain terkait dengan kepegawaian. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melakukan pemetaan ini adalah dengan menyebarkan kuisioner. Jika tidak, perusahaan juga dapat meninjau kinerja dan performa karyawan dari catatan pribadi masing-masing karyawan. Dengan begini Anda bisa mengetahui berapa jumlah karyawan baru yang harus Anda rekrut untuk perusahaan Anda.

4.      Sesuaikan dengan Laju Pertumbuhan Perusahaan

Cara selanjutnya adalah sesuaikan dengan laju pertumbuhan perusahaan. Anda bisa melihat bagaimana perkembangan perusahaan Anda akhir-akhir ini, apakah perusahaan Anda sedang dalam pertumbuhan yang baik sehingga Anda membutuhkan penambahan jumlah karyawan sesegera mungkin, atau perkembangan perusahaan Anda tidak begitu baik namun Anda tetap membutuhkan pertambahan jumlah karyawan sesegera mungkin? Pahami perbedaan dari kedua kalimat tersebut. Jika perusahaan Anda laju pertumbuhannya tidak begitu baik namun tetap membutuhkan pertambahan karyawan, ada baiknya menambah karyawan dalam jumlah yang sedikit saja. Karena nantinya jika Anda terlalu banyak menambahkan jumlah karyawan, justru akan berdampak pada karyawan yang cenderung banyak menganggur dan menjadi tidak produktif.

5.      Lihat SDM Dari Masing-Masing Departemen

Cara menentukan jumlah karyawan yang harus Anda pekerjakan selanjutnya adalah melihat dari SDM masing-masing departemen. Karena teamwork atau kerja tim yang baik sangat diperlukan oleh suatu perusahaan, untuk itu Anda harus bisa melihat bagaimana kerja tim dari masing-masing departemen yang ada di perusahaan Anda. Jika memang terdapat satu atau dua individu yang memiliki ego tinggi sehingga dapat mengganggu kinerja dari setiap departemen, dan pemimpin departemen tersebut dirasa belum cukup kompeten menghadapi para bawahannya, Anda bisa mengambil langkah untuk mengevaluasi pemimpin atau malah mencari pemimpin baru. Jika memang harus merekrut karyawan baru, cari yang benar-benar memiliki pengalaman kerja cukup dan berasal dari industri serupa sehingga memahami bagaimana budaya perusahaan Anda.

6.      Sesuaikan Dengan Kapasitas Gedung Perusahaan

Tak kalah penting dari cara-cara sebelumnya, menentukan jumlah karyawan berdasarkan kapasitas gedung perusahaan Anda juga patut dijadikan pertimbangan. Apakah perusahaan Anda merupakan perusahaan dengan gedung yang cukup besar sehingga kapasitas untuk menampung karyawan baru juga cukup banyak, ataukah kantor Anda hanya berada di sebuah rumah? Karena jika kantor Anda hanya berada di rumah tentu saja tidak memadai untuk karyawan dalam jumlah yang banyak, sehingga jika memungkinkan Anda bisa mempertimbangkan untuk pindah ke tempat baru yang lebih luas.

Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan apakah karyawan Anda tersebut harus bekerja di kantor ataukah pekerjaan tersebut bisa dikerjakan secara mobile atau dari jarak jauh? Jika memungkinkan untuk dikerjakan secara mobile, itu berarti kantor Anda tak perlu dipindahkan ke tempat yang lebih luas.

Demikianlah 6 cara menentukan jumlah karyawan yang harus Anda pekerjakan. Sehingga nanti kedepannya Anda bisa mempekerjakan karyawan secara efektif dan sesuai.

6 Tips Cara Menentukan Jumlah Karyawan yang Harus Anda Pekerjakan | Malik | 4.5