Waspada! 5 Bisnis yang Terancam Bangkrut di Tengah Pandemi

Bisnis yang terancam bangkrut di tengah pandemi- Wabah virus Covid-19 saat ini sedang melanda hampir seluruh negara di belahan dunia. Hingga kini, vaksinnya pun belum juga ditemukan. Di tengah panjangnya wabah virus Covid-19, terdapat banyak masyarakat yang merasa dirugikan. Mulai dari para pekerja yang terancam PHK, pelajar dan mahasiswa yang harus belajar di rumah, petugas medis yang harus bertahan di rumah sakit untuk menangani pasien yang membludak, dan masih banyak lainnya.

Pihak yang juga tidak luput dari pengaruh wabah Covid-19 adalah para pengusaha. Tidak dapat dipungkiri, bahwa di tengah pandemi saat ini, banyak usaha yang mengalami kesulitan. Banyak yang dapat bertahan, namun banyak juga di antaranya terpaksa harus gulung tikar karena pendapatan yang berkurang drastis atau bahkan tidak ada sama sekali. Berikut adalah beberapa usaha atau bisnis yang terancam bangkrut di tengah pandemi.

1.            Transportasi

Bisnis pertama yang terancam bangkrut di tengah pandemi Covid-19 adalah bisnis transportasi. Baik transportasi darat, laut, maupun udara, hampir seluruhnya merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Hal tersebut tidak lain dikarenakan larangan pemerintah kepada warganya untuk mudik atau pulang kampung. Belum lagi masyarakat dilarang untuk bepergian dan menghindari kerumunan untuk sementara waktu.

Hal tersebut dilakukan guna memutus mata rantai Covid-19. Kebijakan tersebut tentunya membuat bisnis transportasi semakin loyo karena penurunan jumlah penumpang. Akan tetapi, beberapa bisnis transportasi mengatasi hal tersebut dengan memperketat protokol kesehatan. Misalnya dengan memasang pembatas antara tempat duduk penumpang, membatasi jumlah penumpang dan lain sebagainya.

2.            Pariwisata

Bisnis kedua yang juga mengalami dampak yang begitu besar adalah pariwisata. Bisnis pariwisata mengandalkan kunjungan dari wisatawan sebagai pemasukan mereka. Akan tetapi, di tengah pandemi saat ini, tentunya kunjungan wisataan berkurang drastis.

Hal tersebut tidak lain dikarenakan adanya himbauan dari pemerintah bagi masyarakat untuk tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah, termasuk menghindari keramaian di tempat wisata. Kebijakan tersebut tentunya memberikan dampak bagi para pelaku bisnis pariwisata. Kendati demikian, saat ini sudah banyak tempat pariwisata di beberapa daerah yang dibuka dengan menggunakan protokoler kesehatan yang ketat.

3.            Restoran, Kafe, Pedagang Kaki Lima

Bisnis yang terancam bangkrut di tengah pandemi yang ketiga adalah restoran. Di tengah pandemi saat ini, banyak masyarakat memilih untuk memasak sendiri dari pada membeli makanan di luar. Hal tersebut tak ayal membuat banyak usaha kuliner seperti restoran maupun pedagang kaki lima yang biasa berjualan di pinggir jalan menjadi sepi.

Usaha kuliner seperti kafe yang banyak digunakan sebaga tempat nongkrong bagi anak muda juga turut terdampak karena adanya himbauan #dirumahaja. Akan tetapi, beberapa pengusaha kuliner menyiasati hal tersebut dengan memberikan layanan pesan antar yang dapat digunakan pembeli untuk memesan makanan tanpa perlu datang langsung ke restoran. Untuk kafe, tentu saja pembukaannya harus menggunakan protokoler kesehatan yang ketat, sesuai dengan himbauan dari pemerintah.

4.            Karaoke

Seperti halnya tempat wisata, tempat hiburan seperti karaoke juga turut terdampak dengan adanya pandemi Covid-19 saat ini. Ya, seperti halnya bisnis lainnya, karaoke terdampak karena adanya himbauan kepada masyarakat untuk tetap di rumah dan mengurangi kegiatan di luar rumah.

Seretnya bisnis karaoke di tengah pandemi, salah satunya dirasakan oleh Ahmad Dhani. Tokoh publik yang juga mempunyai setidaknya 38 cabang bisnis karaoke di seluruh Indonesia ini juga menyatakan bahwa jika sampai pada bulan Agustus pandemi masih berlangsung, maka terdapat kemungkinan bahwa ia akan menutup seluruh bisnis karaokenya. Penyebabnya tentu saja karena penurunan pemasukan yang menyebabkan kesulitan dalam pembayaran gaji karyawan.

5.            Pusat Perbelanjaan

Bisnis terakhir yang juga terdampak pandemi virus Covid-19 adalah pusat perbelanjaan. Saat pandemi korona berlangsung, banyak mall-mall atau pusat perbelanjaan dihimbau untuk tutup. Hal tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya penularan dari virus Covid-19. Menurut data dari APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) pada April 2020, setidaknya terdapat 197 mall ditutup sementara dikarenakan wabah korona yang tengah berlangsung saat ini.

Dilansir dari Bisnis.com, Stefanus Ridwan, Ketua Umum APPBI menyatakan bahwa terdapat kemungkinan pengelola mall mengalami kebangkrutan. Apalagi saat ini, sudah banyak pebisnis yang mulai kesulitan dikarenakan biaya operasional yang harus tetap dibayar, sedangkan bisnis ditutup sementara.

Itulah beberapa bisnis yang terancam bangkrut di tengah pandemi. Namun, pada beberapa bisnis, kerugian dapat diminimalisasi dengan berbagai cara. Misalnya, mengubah sistem penjualan menjadi online ataupun dengan menggunakan cara kreatif lainnya yang tentu saja tidak melanggar anjuran dari pemerintah di tengah pandemi. Apalagi, beberapa daerah saat ini sudah mulai menerapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru, dengan demikian, beberapa usaha dapat mulai bangkit lagi secara perlahan. Tentunya dengan tetap menerapkan prtokoler kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Waspada! 5 Bisnis yang Terancam Bangkrut di Tengah Pandemi | Malik | 4.5
error: Content is protected !!