Teknik Menanam Sayuran di Pekarangan Rumah Sebagai Penghasilan Tambahan

Teknik menanam sayuran di pekarangan rumah merupakan salah satu teknik yang baru dikembangan. Teknik ini memanfaatkan pekarangan rumah sebagai ladang untuk menanam sayur. Sayuran sendiri tentunya salah satu bahan makanan yang sangat dibutuhkan tubuh. Karena selain kaya akan kandungan gizi baik. Sayuran juga sangat penting bagi kesehatan. Tentunya semua orang membutuhkan sayuran sebagai asupan gizi setiap harinya.

Faktor harga sayuran yang kini cukup melonjak membuat sebagian orang kesulitan menemukan sayuran berkualitas untuk disantap setiap harinya. Selain itu, meningkatkan harga sayuran membuat di beberapa daerah penduduknya mengalami kekurangan gizi. Oleh karenanya, Anda bisa menanam sayuran dengan memanfaatkan pekarangan rumah Anda.

Memanfaatkan Pekarangan Rumah Sebagai Lahan Bertani Sayur

menanam sayuran di pekarangan rumah

menanam sayuran di pekarangan rumah

Menanam sayur tidak harus memiliki lahan perkebunan yang luas. Kita bisa memanfaatkan teknik menanam sayuran di pekarangan rumah untuk meminimalisir pengeluaran. Walau hanya di pekarangan rumah, namun kita bisa menanam berbagai jenis sayuran untuk kebutuhan asupan gizi setiap harinya.

Teknik ini sendiri sudah banyak digunakan oleh para penduduk di luar negeri seperti Australia, texas dan di beberapa Negara besar lainnya. Pasalnya, sangat sulit menemukan lahan pertanian yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya sayuran di tengah kota besar saat ini.

maka teknik menanam sayuran di pekarangan rumah ini menjadi solusi bagi sebagian orang untuk bisa menyantap sayuran segar setiap harinya. Selain itu, modal yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar dan bisa dilakukan oleh siapa saja.

Proses Penanaman Sayuran di Pekarangan Rumah

Teknik menanam sayuran di pekarangan rumah

Teknik menanam sayuran di pekarangan rumah

Untuk bisa menanam sayuran di pekarangan rumah, kita hanya membutuhkan lahan seluas 4×1 m saja. Tentunya lahan seluas ini Anda bisa buat sendiri dengan memanfaatkan lahan yang kosong di pekarangan rumah Anda.

Penggunaan lahan yang tidak banyak memakan tempat ini membuat banyak orang lebih memilih teknik ini dibandingkan harus mencari lahan pertanian yang luas. Berikut cara mudah menggunakan teknik menanam sayuran di pekarangan rumah.

  1. Menyiapkan Pekarangan Rumah Sebagai Lahan

Sebelum mulai menanam sayuran, sebaiknya persiapkan lahan di pekarangan rumah. Bisa juga menggunakan polybag sebagai alternative jika dipekarangan rumah sudah di beton atau menggunakan keramik.

Gunakan tanah yang subur agar proses penanaman sayuran bisa lebih cepat. Anda bisa menggunakan obat untuk mensterilkan tanah agar terbebas dari hama yang ada di bawah tanah.

  1. Gunakan Pupuk kandang atau urea

Sebagai bahan penyubur tanah, Anda bisa menggunakan pupuk kandang atau pupuk urea sebelum Anda menanami lahan di pekarangan rumah Anda. Proses ini fungsinya adalah untuk menyuburkan tanah sehingga sayuran yang ditanam bisa tumbuh dengan subur nantinya.

Selain itu, pupuk yang dicampurkan dengan tanah lahan dan didiamkan selama minimal 1 hari akan membuat tanah memiliki nutrisi lebih untuk perkembangan sayuran kedepannya.

  1. Proses Penanaman Bibit Berkualitas

Sebaiknya gunakan bibit sayuran yang berkualitas. Anda bisa menanamnya sendiri atau membelinya di toko-toko pertanian yang ada di dekat Anda. Bibit yang berkualitas tentunya akan menghasilkan sayuran yang berkualitas sehingga bisa menghasilkan omzet yang cukup besar nantinya.

  1. Perawatan Setiap Harinya

Lakukan perawatan setiap harinya, seperti menyiraminya dengan air dua kali sehari dan obat pembasmi hama organik sehingga perkembangan sayuran di pekarangan rumah Anda tetap terjaga dan akan menghasilkan sayuran yang berkualitas.

  1. Pilih Sayuran Dengan Masa Tanam Tidak Lebih Dari 2 Bulan

Sebaiknya pilih sayuran yang bisa dipanen dalam waktu maksimal dua bulan. Pasalnya, menanam di pekarangan rumah di seperti di perkebunan. Perputaran modal dan keuntungan pun tergantung dari berapa lama masa panen semenjak penanaman awal. Jangan terlalu memaksakan menanam sayuran yang baru bisa dipanen dalam waktu 4-5 bulan karena akan menghambat perputaran modal dan keuntungan.

Estimasi Omzet dan Modal Awal

Pada teknik bertanam di pekarangan rumah ini modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Pasarnya, lahan yang digunakan tidak terlalu besar. Oleh karenanya omzet yang didapatkan tidak akan besar. Namun, Omzet yang didapatkan tergantung dari jumlah sayuran yang ditanam.

Biasanya, dari lahan 4×1 m2 kita bisa mendapatkan keuntungan hingga 500.000 sekali panen dengan modal kurang lebih 100-600 ribu. Tentunya hal tersebut cukup menguntungkan ditengah tingginya harga sayuran. Berikut perhitungan modal dan keuntungan yang didapatkan dari lahan ukuran 4×1 m2.

1. Proses Persiapan

    • Pembelian Pupuk kandang 1 karung 12.000
    • Pembelian bibit 1 bungkus 100.000
    • Plastic polybag ukuran 1 kilo 60.000 per paket
    • Pembelian pupuk urea 1 karung 120.000
    • Pembelian obat hama 1 botol 68.000

2.  Perawatan

  • Pupuk kandang 1 karung 100.000
  • Obat hama 68.000

Total modal dan perawatan di bulan pertama adalah sebesar 528.000. Keuntungan yang bisa diambil hingga 200.000 dengan omzet 700.000 perpanennya.

Namun, proses perawatan juga bisa sangat berpengaruh pada omzet yang didapatkan. Sehingga pada proses perawatannya harus memperhatikan beberapa hal diatas. Agar hasil panennya bisa sesuai dengan harapan dan mendapatkan omzet yang cukup tinggi. Tentunya sebelum Anda memutuskan menanam sayuran di pekarangan rumah.

Anda juga bisa mencari berbagai informasi penting atau berkonsultasi pada yang sudah berpengalaman sehingga bisa mendapatkan hasil yang memuaskan dengan menggunakan teknik menanam sayuran di pekarangan rumah yang tepat.

Teknik Menanam Sayuran di Pekarangan Rumah Sebagai Penghasilan Tambahan | Malik | 4.5
error: Content is protected !!