Panduan Lengkap Cara Beternak Ayam Bangkok Agar Sukses

Ayam bangkok merupakan salah satu jenis unggas yang banyak dipelihara oleh para peternak. Para peternak biasanya memelihara ayam bangkok untuk diadu dalam sebuah pertarungan. Ternak ayam bangkok baik dalam skala kecil maupun besar berpotensi mendatangkan keuntungan. Keuntungan itu akan diperoleh bila menerapkan beberapa cara beternak ayam bangkok supaya sukses di bawah ini. Namun, sebelumnya Anda perlu mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis ayam bangkok.

Klasifikasi Jenis Ayam Bangkok

Jenis Ayam Bangkok

Jenis Ayam Bangkok

Secara umum di Indonesia, spesies ayam bangkok dapat diklasifikasikan menjadi tujuh jenis. Proses klasifikasi ini didasarkan atas karakteristik warna bulu yang dimiliki oleh ayam bangkok. Berikut ini adalah daftar nama dari ketujuh jenis ayam bangkok.

  1. Putih, sesuai namanya ayam bangkok yang satu ini memiliki bulu dengan warna dasar putih.
  2. Jragen merupakan kebalikan dari ayam bangkok putih dimana bulunya berwarna hitam.
  3. Wiring, ciri khas ayam bangkok ini adalah bulunya berwarna dominan hitam. Sementara itu, warna ekornya adalah kuning kemerahan dilengkapi bulu rawis.
  4. Wangkas, ayam bangkok jenis wangkis hampir menyerupai Wiring karena memiliki bulu rawis dan ekornya berwarna kuning kemerahan juga.
  5. Klawu, tidak seperti putih dan jragen, ayam bangkok ini mempunyai warna bulu abu-abu.
  6. Blorok, ayam bangkok ini identik dengan bulu totol-totol hasil kombinasi warna putih, hitam dan juga merah.
  7. Jali memiliki karakteristik bulu berwarna dasar buli blirik yang merupakan campuran dari putih, hitam serta merah.

Tips Sukses dalam Beternak Ayam Bangkok

  1. Pilih bibit yang berkualitas

Sebelum memulai usaha beternak ayam bangkok, Anda harus mencari dan memilih bibit terlebih dahulu. Usahakan bibit ayam bangkok yang Anda pilih berkualitas terbaik. Tujuannya adalah agar anakan yang dihasilkan juga berkualitas. Terdapat beberapa kriteria yang dapat Anda gunakan untuk memilih bibit ayam bangkok berkualitas, baik jantan maupun betina.

Indukan ayam bangkok betina:

  • Ayam dalam kondisi sehat dan tidak cacat.
  • Mempunyai bulu yang bagus dan berkualitas.
  • Memiliki produktivitas tinggi.
  • Berada pada usia 7-8 bulan dan siap kawin.

Indukan ayam bangkok jantan:

  • Ayam sehat dan tidak cacat.
  • Memiliki penampilan yang gagah dan suaranya lantang.
  • Lincah dalam bergerak.
  • Mempunyai bulu yang baik dan warnanya bagus.
  • Nafsu kawinnya tinggi.
  • Berumur sekitar 1-2,5 tahun serta bertaji.
  1. Pelihara ayam bangkok dengan benar

Konsekuensi yang harus Anda ambil saat memutuskan beternak ayam bangkok dengan sistem intensif (kandang) adalah pemeliharaan harus dilakukan secara proaktif. Ada beberapa cara beternak ayam bangkok agar sukses yang bisa dilakukan. Diantaranya adalah rutin membersihkan kandang agar ayam bangkok tidak mudah stress dan terkena penyakit.

Selain itu, berikanlah pakan berupa beras, dedak dan tambahan nutrisi lain. Pemberian pakan ayam sebaiknya Anda lakukan 2 kali sehari. Tidak hanya pakan, Anda juga harus mengganti air di tempat minum ayam bangkok secara rutin. Selanjutnya, berikan ayam bangkok vaksin secara berkala tujuannya adalah mencegah penyakit, pertumbuhan yang abnormal hingga kematian.

  1. Buat kandang yang aman dan nyaman

Dalam beternak ayam bangkok, kandang merupakan salah satu komponen penting. Selain itu, penempatan kandang juga perlu Anda perhatikan. Umumnya, model kandang yang digunakan untuk ternak ayam bangkok terbuat dari bahan seperti bambu, papan maupun rotan atau kikisan. Ketika membuat kandang, Anda harus mengutamakan aspek kenyamanan dan keamanan.

Tujuannya adalah agar ayam bangkok yang Anda ternak tidak mudah stress maupun terserang penyakit. Idealnya, ada tiga model kandang ayam bangkok yang dapat Anda gunakan berdasarkan ukurannya. Pertama, kandang berukuran 100 cm x 100 cm x 40 cm cocok untuk menampung ayam bangkok berusia 6-12 minggu.

Kedua, kandang berukuran 100 cm x 100 cm x 60 cm dapat Anda manfaatkan untuk memelihara ayam bangkok berumur 12-16 minggu. Ketiga, untuk melakukan ternak ayam usia 18-68 minggu, Anda dapat menggunakan kandang berukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm. Jangan lupa, setelah kandang selesai dibuat persiapkan wadah makan dan minum untuk ayam bangkok.

  1. Memanen di waktu yang tepat

Aktivitas panen merupakan tahap terakhir yang akan Anda lakukan dalam beternak ayam bangkok. Penentuan waktu panen ayam bangkok tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Akan tetapi, proses panen harus dilakukan pada waktu yang benar-benar tepat. Biasanya ada tiga waktu ideal untuk memanen ayam bangkok, yaitu saat masih kecil, berukuran sedang bahkan sudah dewasa.

Demikianlah beberapa cara beternak ayam bangkok agar sukses yang dapat Anda terapkan. Perlu Anda ketahui beternak ayam bangkok memang menguntungkan. Akan tetapi, keuntungan tersebut tidak akan Anda dapatkan apabila cara beternak yang diterapkan salah. Oleh karena itu, agar Anda dapat merasakan keuntungannya, maka segera lakukan evaluasi cara beternak yang digunakan.

 

Panduan Lengkap Cara Beternak Ayam Bangkok Agar Sukses | Malik | 4.5
error: Content is protected !!