7 Cara Meningkatkan Kualitas SDM Perusahaan

Cara meningkatkan kualitas SDM – SDM disebut juga sebagai Sumber Daya Manusia dan sangat berpengaruh terhadap performa perusahaan dimana jika SDMnya bagus performa perusahaan juga akan bagus begitu pula sebaliknya. Oleh sebab itu jika ingin perusahaan lebih maju dan lebih berkembang penting untuk memperhatikan kualitas SDMnya. Kualitas SDM yang ada ini juga bisa digunakan untuk melihat bagaimana manajemen yang diberlakukan oleh perusahaan apakah sudah efektif dan efisien atau belum. Jika belum tentunya performa dan kualitas SDM yang dimiliki akan menurun. Hal itu dikarenakan SDM memiliki hubungan yang erat dengan manajemen perusahaan. Agar performa perusahaan tetap stabil ada beberapa cara meningkatkan kualitas SDM yang bisa dilakukan oleh perusahaan berikut ini:

Mengembangkan Soft Skills

Soft Skills

Cara meningkatkan kualitas SDM di perusahaan yang bisa dilakukan pertama adalah dengan mengembangkan soft skills yang dimiliki oleh SDM. Yang dimaksud dengan soft skill ini adalah kepemimpinan, pembuatan keputusan, penyelesaian masalah, negosiasi, komunikasi, kreativitas, dan juga keahlian dalam presentasi. Semua hal tersebut sangat penting dan mempengaruhi semua sisi dan aspek bisnis yang dijalankan. Soft skills ini adalah batu pijakan pertama kali untuk bisa meraih dan menuju sukses.

Memberikan Lingkungan Kerja yang Baik

Jika kualitas SDM yang dimiliki perusahaan menurun atau belum menunjukkan hasil yang memuaskan, hal yang bisa dilakukan perusahaan adalah dengan memberikan lingkungan kerja yang baik.  Lingkungan kerja ini merupakan faktor terpenting dalam meningkatkan kinerja, produktivitas, dan juga kualitas karyawan. Lingkungan kerja yang dimaksud di sini adalah suasana kerja seperti kebisingan, suhu ruangan, sirkulasi udara, warna, bau serta keamanan dan juga keselamatan kerja.

Bentuk Team Manajemen Bakat

Team Manajemen Bakat

Team Manajemen Bakat

Keberhasilan yang dicapai oleh perusahaan ini akan terasa jika disertai dengan team pembentukan manajemen bakat. Manajemen bakat ini berfokus pada masalah pada sistem SDM berupa budaya perusahaan, penggajian, pemeliharaan, dan pemberian motivasi pada pekerja, proses transfer pengetahuan, dan lain sebagainya. Yang harus diketahui bahwa karyawan bisa kehilangan motivasi di saat yang berbeda-beda. Jika tidak ada penerapan sistem yang tepat akan mengakibatkan kesalahan yang sama dari waktu ke waktu.

Membangun Komunikasi yang Transparan

Komunikasi yang tidak transparan akan menyebabkan karyawan tidak nyaman untuk bekerja. Karyawan berhak untuk mengetahui tentang kondisi keuangan perusahaan, kemajuan yang telah dibuat perusahaan, dan juga hal-hal yang direncanakan oleh perusahaan. Selain itu karyawan juga harus tahu seperti apa performa diri mereka sendiri. Oleh karena itu penting bagi manajemen untuk selalu melakukan evaluasi kinerja mereka.  Karyawan yang tidak mengetahui perkembangan diri mereka sendiri cenderung akan memiliki kepercayaan diri yang rendah dan juga memiliki kekhawatiran untuk pemutusan kerja secara sepihak.

Sama halnya dengan karyawan, perusahaan harus mengizinkan karyawan untuk memberikan umpan balik yang jujur untuk perusahaan. Hal ini akan memudahkan perusahaan untuk menemukan mana area-area yang harus dilakukan perbaikan. Jangan pernah mau menilai tanpa mau dinilai kembali.

Jangan Hemat Pada Mesin dan Peralatan Kerja

peralatan kerja kantor

Mesin dan peralatan kerja ini menjadi hal penting bagi karyawan. Oleh sebab itu berikanlah karyawan mesin dan peralatan pekerjaan yang tepat selama menjalankan pekerjaannya agar tugas yang diberikan dan dibebankan kepadanya bisa dikerjakan secara efisien dan juga efektif.  Jika kualitas SDM menurun bisa jadi perusahaan memberikan batasan terhadap mesin dan alat kerja untuk karyawan tersebut sehingga merasa tidak leluasa untuk menggunakan mesin dan juga alat kerja yang diberikan kepadanya.

Berikan Kesempatan untuk Berkembang

Stabilitas SDM di tempat kerja akan lebih terjaga jika perusahaan bisa mempromosikan karyawannya saat ini dibandingkan dengan memperkerjakan karyawan baru mengisi posisi yang lebih tinggi. Saat karyawan sudah tidak bisa mengembangkan dirinya di suatu perusahaan maka mereka akan mencari perusahaan lain yang bisa memberikan mereka memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkembang. Agar SDM semakin berkualitas dan tidak berpindah ke perusahaan kompetitor maka pastikan jika perusahaan bisa membantu karyawan untuk bisa mengembangkan diri melalui pelatihan, tanggung jawab baru, dan juga menjawab berbagai macam tantangan pekerjaan dengan baik.

Gaji dan Insentif

Gaji merupakan motivasi terbesar bagi karyawan untuk bisa bekerja di perusahaan.  Sebuah survei yang dilakukan menunjukkan fakta bahwa sebanyak 45 persen karyawan memutuskan pindah ke perusahaan lain untuk bisa mendapatkan gaji yang lebih baik dibandingkan di perusahaan lama. Meski begitu ini bukan berarti perusahaan harus meningkatkan gaji karyawan setinggi-tingginya demi bisa mempertahankan mereka namun pastikan jika gaji dan insentif yang ditawarkan oleh perusahaan ini sesuai dengan kontribusi yang telah karyawan berikan kepada perusahaan.

Gaji dan Insentif

Gaji dan Insentif

SDM dan perusahaan harus sama-sama saling berkontribusi. Jika  perusahaan dan juga SDM memberikan kontribusinya masing-masing dengan baik maka performa perusahaan akan menjadi lebih baik. Saat SDM performanya menurun sebaiknya perusahaan mengetahui faktor penyebabnya bisa jadi disebabkan oleh perusahaan tidak menjalankan kontribusinya dengan baik sehingga banyak karyawan tidak memiliki performa maksimal. Saat itu terjadi analisis penyebabnya kemudian lakukan beberapa cara meningkatkan kualitas SDM seperti yang dijelaskan di atas dengan baik dan konsisten agar stabilitas karyawan tetap terjaga.

 

7 Cara Meningkatkan Kualitas SDM Perusahaan | Malik | 4.5
error: Content is protected !!