5 Cara Memulai Bisnis Souvenir dan Analisis Pendapatan

Cara memulai bisnis souvenir – Peluang usaha souvenir terutama pernikahan memang tidak pernah mati. Alasannya adalah selama masih ada orang yang menyelenggarakan pernikahan maka souvenir pernikahan ini akan selalu dibutuhkan. Tanpa adanya souvenir pernikahan terasa ada yang kurang sehingga meski souvenirnya minimalis souvenir akan tetap ada dan menjadi kebutuhan penting dalam acara pernikahan. Souvenir juga menjadi simbol rasa terima kasih karena sudah mau menghadiri acara pernikahan yang sudah diselenggarakan. Selain pernikahan, souvenir ini juga dijadikan sebagai tanda terima kasih pada acara-acara tertentu seperti seminar, rapat, dan lain sebagainya. Melihat hal tersebut Anda bisa menjadikan bisnis souvenir ini sebagai ide bisnis yang potensial.

Memulai Bisnis Souvenir

Bisnis souvenir

Bisnis souvenir

Bisnis yang ideal adalah bisnis yang dijalankan bukan bisnis yang hanya sekadar di angan-angan saja. Dengan memulai bisnis itu tandanya Anda selangkah lebih maju dibandingkan kemarin. Gagal itu urusan belakangan yang penting Anda sudah menjalani bisnis dengan sebaik-baiknya. Selain itu agar bisnis Anda tidak gagal penting bagi Anda untuk tahu bagaimana cara memulai bisnis souvenir seperti berikut ini:

  1. Modal

Cara memulai bisnis souvenir yang pertama adalah siapkan modal terlebih dahulu. Tanpa modal yang cukup Anda tidak akan bisa menjalankan bisnis ini dengan lancar. Untuk modal bisnis souvenir ini pun tidak terlalu besar karena Anda hanya membutuhkan sewa tempat, beberapa produk souvenir untuk sampel, meja dan kursi untuk menyambut tamu, rak untuk memajang contoh atau sampel souvenir Anda, biaya listrik, komputer dan juga printer. Untuk modal yang harus Anda keluarkan ini kurang lebih 4 juta rupiah dengan rincian 2 juta untuk sampel souvenir, 1 juta untuk meja dan kursi, 500 ribu untuk rak, 400 ribu untuk sewa tempat, 100 ribu untuk biaya listrik, untuk komputer dan printer ini bisa menggunakan peralatan yang ada di rumah Anda.

  1. Supplier

Cara memulai bisnis souvenir selanjutnya adalah mencari supplier. Anda bisa mengambil sampel dari supplier tersebut. Jalin kerja sama dengan mereka, pilih supplier yang tidak hanya menawarkan harga murah namun juga menawarkan produk dengan kualitas yang bagus, selain itu pilih supplier yang bertanggung jawab dimana bisa menyelesaikan pesanan secara tepat waktu. Mungkin Anda bisa menjalin kerja sama dengan beberapa supplier sekaligus dikarenakan tidak semua supplier membuat souvenir yang lengkap. Misalnya saja adalah Anda harus mencari supplier yang berbeda untuk souvenir dari bahan dasar bambu, tanah liat, kaca, kayu, dan kertas. Jika Anda beruntung Anda bisa menemukan supplier yang mau memberi sampel produk mereka secara gratis.

  1. Rencana bisnis

Cara memulai bisnis souvenir selanjutnya adalah membuat bisnis plan. Bisnis online maupun offline harus membuat bisnis plan. Buat bisnis plan yang sederhana saja karena usaha Anda termasuk usaha baru dan masih dalam sala kecil.

  1. Promosi

Bisnis tanpa promosi bagaikan sayur tanpa garam. Tanpa melakukan promosi ini masyarakat tidak akan  tahu apa yang Anda jual, kelebihan produk dan bisnis Anda apa, dan lain sebagainya. Buatlah branding sebaik-baiknya saat melakukan promosi tersebut. Untuk promosi ini bisa menggunakan sosial media maupun marketplace besar yang sudah banyak disediakan seperti Shopee, Bukalapak, dan lain sebagainya. Untuk promosi yang lebih ideal Anda juga bisa membingkai foto konsumen beserta dengan testimoninya di tempat usaha Anda. Dengan testimoni positif yang didapatkan akan membuat banyak pelanggan yakin jika bisnis Anda terbaik dan terpercaya.

  1. Open reseller

Untuk membuat bisnis Anda berkembang menjadi lebih besar dan pesat, Anda bisa membuka peluang reseller dengan syarat dan ketentuan berlaku. Dengan membuka peluang reseller ini Anda bisa membuat jaringan bisnis Anda jauh lebih besar dan luas lagi terutama jika reseller Anda sudah banyak dan tersebar di beberapa kota di Indonesia.

Pendapatan

Tujuan dari bisnis adalah untuk mendapatkan pendapatan dan keuntungan. Jika ada bisnis yang menelan kerugian pasti ada kesalahan dalam menjalankan bisnis tersebut sehingga akar permasalahannya harus segera dicari dan diselesaikan. Salah satu hal yang menarik dibahas dari bisnis adalah keuntungan atau pendapatan.

Analisa keuntungan usaha souvenir bisa dengan mengalikan kentungan dengan jumlah souvenir terjual. Misalnya saja adalah Anda bisa menjual 3000 souvenir dengan harga jual Rp4.000 dimana Anda mendapatkan keuntungan Rp2.000 maka Anda mendapatkan netto sebesar 6 juta rupiah. Keuntungan dari bisnis souvenir ini bisa setengahnya sendiri sehingga tidak mengherankan jika keuntungan dari bisnis ini cukup besar, bahkan Anda akan bisa menutup modal awal yang sudah dikeluarkan pertama kali tadi.

Untuk selanjutnya Anda cukup mengeluarkan biaya 500 ribu rupiah untuk membayar biaya listrik dan juga sewa tempat sehingga keuntungan yang bisa Anda dapatkan sangat besar. Dari netto yang sudah didapatkan pada bulan berikutnya ini Anda juga akan mengeluarkan biaya operasional berupa biaya cetak yang mana digunakan untuk mencetak dokumen penting berupa pesanan konsumen, deadline, dan juga catatan khusus yang diberikan kepada Anda. Biaya cetak ini tergantung dengan seberapa banyak dokumen yang harus dicetak.

Demikianlah beberapa cara memulai bisnis souvenir dan juga analisa keuntungannya yang bisa Anda jadikan sebagai gambaran, semoga informasi ini bermanfaat.

5 Cara Memulai Bisnis Souvenir dan Analisis Pendapatan | Malik | 4.5
error: Content is protected !!