6 Cara Memulai Bisnis Grosir Sembako Anti Gagal 2019

Cara memulai bisnis grosir sembako – Banyak yang dulunya hidup sederhana kemudian menjadi kaya raya berkat menggeluti bisnis sembako. Bisa dikatakan bahwa bisnis ini merupakan bisnis yang tidak pernah mati karena banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Yang dimaksud dengan bisnis sembako adalah bisnis yang menjual atau menyediakan kebutuhan hidup manusia mulai dari beras, teh, gula, minyak, telur, dan lain sebagainya. Sedangkan grosir adalah melayani pembelian sembako dalam jumlah yang cukup banyak tidak cukup 1 atau 2 kg saja dan harga yang ditawarkan akan jauh lebih murah dibandingkan dengan eceran.

Grosir sembako ini juga sering menjadi tempat pembelian bagi pedagang-pedagang kecil yang membuka toko sembako kecil-kecilan di rumah. Semakin murah harga yang ditawarkan maka semakin banyak konsumen yang datang ke bisnis Anda karena dengan harga beli yang kecil maka akan membuat keuntungan yang mereka dapatkan semakin besar.

Memulai Bisnis Grosir Sembako

Grosir sembako

Meski peluang yang dari bisnis ini sangat besar dan potensial namun tetap saja persaingan bisnis ini ketat. Anda yang akan menggeluti bisnis ini harus bersaing dengan pendahulu bisnis ini dimana hal ini tidak mudah. Dibutuhkan tips dan juga trik khusus agar Anda yang pemula bisa bersaing dengan kompetitor bisnis Anda.  Berikut ini adalah beberapa cara memulai bisnis grosir sembako yang penting untuk Anda ketahui:

  1. Analisa kebutuhan konsumen

Cara memulai bisnis grosir sembako pertama adalah analisa kebutuhan konsumen. Anda bisa melakukan analisis apa saja barang sembako yang konsumen butuhkan dan apa saja barang sembako yang paling laris diburu oleh pedagang sembako kecil-kecilan.  Semakin tepat analisis Anda maka semakin efektif dan efisien pembelian produk sembako di bisnis Anda karena perputaran barang menjadi lebih cepat.

  1. Lokasi

Cara memulai bisnis grosir sembako yang penting adalah lokasinya strategis. Lokasi paling tepat di pinggir jalan utama, meski begitu Anda harus membayar biaya sewa yang cukup mahal. Tidak hanya tempat strategis saja namun usahakan lokasi Anda bisa dijangkau dengan berbagai macam kendaraan terutama roda empat. Dengan lokasi yang mendukung akan memudahkan dalam perpindahan barang dari supplier ke Anda atau dari Anda ke konsumen. Tempat yang kurang mendukung akan membuat perpindahan barang ini menjadi terganggu dan tidak bisa berjalan dengan lancar. Selain itu sediakanlah halaman atau tempat parkir yang luas untuk proses perpindahan barang tersebut.

  1. Berikan harga kompetitif

Cara memulai bisnis grosir sembako selanjutnya adalah berikan harga kompetitif. Meski Anda pemula, bisnis Anda akan mudah terkenal luas oleh masyarakat jika memberikan harga kompetitif. Jangan memberikan harga yang terlalu mahal bahkan harga di atas kompetitor Anda karena akan membuat konsumen tidak tertarik untuk membeli sembako di tempat Anda. Akan lebih baik lagi jika Anda bekerja sama dengan produsen misalnya beras Anda mengambil langsung dari petani, untuk telur Anda bisa mengambil langsung dari peternak ayam petelur, gula langsung mengambil dari pabrik, dan lain sebagainya.

  1. Promosi

Usaha tanpa promosi bagaikan sayur tanpa garam. Anda bisa melakukan promosi online dan offline. Promosi offline bisa sekaligus dilakukan saat acara grand opening atau pembukaan bisnis Anda pertama kali. Berikanlah sampel dan juga tester kepada masyarakat yang datang ke acara tersebut. Jangan lupa untuk menyebutkan produk apa saja yang Anda jual di bisnis Anda beserta dengan harganya.

  1. Ciptakan relasi yang baik dengan konsumen

Pembeli atau konsumen adalah raja. Untuk menunjang kesuksesan bisnis Anda ciptakan hubungan yang baik dengan konsumen. Tanpa hubungan yang baik ini bisnis Anda tidak bertahan lama karena banyak konsumen yang beralih ke bisnis yang lain.  Agar bisa mempertahankan konsumen penting bagi Anda untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen, memahami apa yang mereka butuhkan, layani dengan ramah, dan lain sebagainya.

  1. Kebersihan

Mungkin karena terlalu sibuk banyak pebisnis yang melupakan hal ini, padahal kebersihan adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Jika tempat usahanya bersih dan rapi tentu konsumen akan betah berlama-lama di bisnis Anda begitu pula sebaliknya.

Siapkan Modal

Sembako

Modal adalah hal penting dalam bisnis karena tanpa modal yang cukup akan membuat bisnis Anda tidak bisa berjalan seperti harapan. Untuk modal awal Anda membutuhkan pembelian etalase, timbangan, rak, brankas, dan lain sebagainya. Anda membutuhkan biaya untuk modal awal kurang lebih 5 juta rupiah.

Biaya Operasional

Selain modal awal Anda juga harus memperhatikan biaya operasionalnya. Anda harus menyewa tempat, membayar gaji karyawan, listrik, pembelian barang-barang sembako yang lengkap, dan lain sebagainya. Anda akan mengeluarkan biaya operasional kurang lebih 5,5 juta rupiah per bulan dimana yang paling besar untuk pembelian bahan-bahan sembako.

Pendapatan dan Omzet

Membicarakan analisa keuntungan usaha grosir sembako ini sangat menarik karena pendapatannya sangat menggiurkan. Misalnya dalam sehari Anda mendapatkan penjualan 500 ribu rupiah, maka dalam sebulan pendapatan kotornya 15 juta rupiah. Dengan pendapatan ini Anda akan mendapatkan netto sebesar 9,5 juta rupiah. Dengan keuntungan ini Anda sudah bisa mengembalikan modal awal sebesar 5 juta rupiah.

Demikianlah cara memulai bisnis grosir sembako dan analisa pendapatannya yang menggiurkan, semoga informasi ini bermanfaat.

6 Cara Memulai Bisnis Grosir Sembako Anti Gagal 2019 | Malik | 4.5
error: Content is protected !!