7 Cara Memulai Bisnis Food Truck yang Sukses 2019

Cara memulai bisnis food truck – Salah satu bisnis yang sedang booming adalah food truck yang mana di incar oleh anak muda yang menginginkan model bisnis berbeda dibandingkan dengan bisnis biasanya.  Bisnis ini berawal dari Amerika yang mana diakui sebagai bisnis kekinian dengan peluang yang bisa berkembang menjadi lebih besar, diperkirakan bisnis ini terus tumbuh di angka US$2.17 miliar pada tahun 2017 yang artinya meningkat empat kali lebih besar dibandingkan dengan tahun 2012 silam.

Di Indonesia, bisnis ini mulai dijalankan pada tahun 2013 dimana saat itu baru ada 50 bisnis food truck saja yang tergabung dalam AFTI atau Asosiasi Food Truck Indonesia. Kemudian di tahun 2015 bisnis ini naik 100% hanya dalam jangka waktu 1 tahun saja. Meski sudah banyak yang menggelutinya, Anda tetap bisa menggeluti bisnis ini karena sangat menguntungkan. Berikut adalah cara memulai bisnis food truck yang bisa Anda lakukan:

Tentukan Konsep

Cara memulai bisnis food truck pertama adalah tentukan konsep terlebih dahulu. Bisa dikatakan bahwa bisnis food truck ini sama dengan bisnis pada umumnya yang membedakan adalah ruang, peralatan, dan sumber daya lainnya yang terbatas. Yang harus Anda ingat adalah bisnis food truck ini memiliki reputasi yang baik dengan makanan maupun pelayanan yang luar biasa sehingga banyak yang rela mendatangi bisnis Anda dan mengantre makanan di lokasi yang berubah-ubah.

Membuat Business Plan

Business Plan di sini memiliki peran yang sangat penting. Business plan merupakan hal formal yang mana berisi tujuan bisnis, strategi bisnis, dan juga rencana-rencana bisnis yang akan Anda gunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Perencanaan bisnis ini adalah gambaran yang akan membimbing bisnis Anda dari fase start-up sampai berkembang. Dan pastinya ini merupakan sebuah keharusan dalam bisnis tidak peduli seberapa besar dan kecil bisnis Anda tersebut. Tanpa business plan ini bisnis Anda tidak akan memiliki arah yang jelas dalam berbisnis.

Perencanaan Keuangan

Cara memulai bisnis food truck yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah dengan membuat perencanaan keuangan. Sebenarnya perencanaan keuangan ini tidak harus rumit namun bisa dibuat secara sederhana mungkin yang bisa digunakan untuk mengestimasi biaya-biaya yang Anda butuhkan. Sebagai contohnya adalah Anda membutuhkan izin usaha, peralatan, biaya legal, branding, riset pasar, penyimpanan, acara pembukaan, dan lain sebagainya.

Promosi

Cara memulai bisnis food truck selanjutnya yang penting untuk Anda perhatikan adalah promosi.  Tanpa promosi ini bisnis Anda tidak akan dikenal oleh masyarakat luas. Sebagus apa pun produk yang Anda hasilkan akan sia-sia jika Anda tidak berhasil untuk memperkenalkan produk Anda tersebut. Anda bisa mempromosikan bisnis melalui sosial media selain itu Anda bisa membuat selebaran yang dibagikan ke masyarakat luas. Semakin bagus promosi Anda maka semakin banyak masyarakat yang tertarik dengan produk food truck Anda.

Untuk memperkenalkan produk Anda ke masyarakat luas jangan lupa untuk membuat jadwal operasional food truck Anda misal hari Senin di lokasi A, Selasa di lokasi B, dan lain sebagainya. Dengan jadwal yang jelas tersebut masyarakat akan tahu dimana mereka bisa menemukan bisnis Anda.

Lisensi dan Perizinan

Meski bisnis Anda tergolong baru dan sifatnya berpindah-pindah bukan berarti Anda bisa lepas dari perizinan. Banyak pebisnis food truck yang menganggap perizinan bisnis ini paling sulit dan paling banyak memakan waktu. Perizinan yang harus Anda urus adalah Sertifikat Departemen Kesehatan, Izin Permohonan Parkir, Izin Truk, dan lain sebagainya. Bagi Anda yang sudah ada di kota besar Anda bisa mengakses informasi resminya di situs Jakarta.go.id, jabarprov.go.id, Baliprov.go.id, dan lain sebagainya.

Hitung Modal Awal

Hal yang penting diperhatikan bagi Anda yang akan memulai bisnis food truck adalah hitung modal awalnya terlebih dahulu. Karena bisnis ini membutuhkan banyak peralatan maka tidak mengherankan jika modal awal yang harus Anda keluarkan ini cukup besar. Minimal Anda harus menyediakan modal awal kurang lebih 80 juta rupiah dimana modal tersebut Anda gunakan untuk membeli mobil box modifikasi, furniture berupa meja dan kursi, peralatan masak, makan, perlengkapan pendukung, genset, dekorasi food truck, dan juga bahan-bahan makanan.

Biaya Operasional

Anda juga harus memperhatikan biaya operasionalnya. Biaya operasional ini tergantung dengan performa bisnis Anda. Karena baru pemula Anda tidak perlu mempekerjakan karyawan terlalu banyak cukup Anda sendiri dengan 1 orang karyawan, selain itu Anda membutuhkan biaya untuk BBM, dan juga bahan baku produk per bulan. Dalam sebulan Anda akan mengeluarkan budget kurang lebih 3,5 juta rupiah.

Keuntungan

Membahas tentang analisa keuntungan usaha food truck ini sangat menarik. Estimasinya Anda bisa mendapatkan income 350 ribu per hari maka dalam sebulan Anda akan bisa mendapatkan bruto 10,5 juta rupiah. Tentu hal tersebut akan sangat menggiurkan mengingat Anda hanya mengeluarkan biaya operasional 3,5 juta rupiah saja. Netto atau keuntungan Anda sebesar 7 juta rupiah. Anda bisa menyisihkan 5 juta rupiah untuk mengembalikan modal awal Anda dan bisa mencapai BEP dalam waktu 16 bulan saja.

Jangan pernah ragu untuk menggeluti bisnis food truck karena usaha ini sangat menguntungkan dan menggiurkan. Lakukanlah cara memulai bisnis food truck seperti yang disebutkan di atas untuk bisa menjalankan bisnis ini dengan lancar dan sukses.

7 Cara Memulai Bisnis Food Truck yang Sukses 2019 | Malik | 4.5
error: Content is protected !!