Cara Budidaya Alpukat Sukses Untung Besar

Cara budidaya alpukat bisa dilakukan dengan berbagai cara. Peralatan dan bahan untuk budidaya buah bernama latin Persea Americana juga tidak sulit untuk dipersiapkan. Budidaya buah yang satu ini banyak dilakukan di Indonesia. Pasalnya, buah alpukat merupakan jenis buah yang kaya manfaat, mulai dari gizinya yang luar biasa, serta kegunaanya untuk masker rambut dan masker wajah. Berikut adalah penerapan budidaya buah alpukat yang bisa anda lakukan.

Persiapan Benih Untuk Menanam Buah Alpukat

Persiapan awal untuk cara budidaya alpukat bisa dimulai dengan menyiapkan benih untuk menanam buah alpukat tersebut. Benih ini bisa didapatkan dari buah alpukat yang sudah tua. Cara pemilihan benihnya adalah sebagai berikut:

  • Siapkan satu buah alpukat. Disarankan menggunakan buah alpukat yang sudah tua. Usahakan buah tersebut tidak pecah dan tidak jatuh dengan keras
  • Sediakan pisau, tiga buah tusuk gigi, air secukupnya, dan wadah berjenis baskom.
  • Potong buah alpukat tersebut menjadi dua bagian. Pastikan ketika membelahnya menjadi dua bagian, jangan sampai bagian bijinya tidak tergores dan tetap utuh.
  • Ambil biji buah alpukat dan pisahkan dari daging buahnya. Cuci kembali biji alpukat yang telah dipisahkan tersebut sampai bersih.
  • Kemudian, tancapkan tiga buah tusuk gigi di tiga titik biji alpukat. Posisikan tusukan tersebut pada satu garis melingkar dan lebih serong ke arah bawah.

Persiapan Media Tanam Buah Alpukat

Benih buah alpukat

Benih buah alpukat

Langkah selanjutnya cara budidaya alpukat adalah proses persiapan media tanam untuk buah alpukat. Di sini yang perlu disiapkan adalah gelas atau cup plastik berukuran sedang. Lalu siapkan air secukupnya. Proses pembibitannya adalah sebagai berikut:

  1. Langkah awal bisa dimulai dengan menuangkan air ke dalam cup yang sudah disediakan. Pastikan bahwa kuantitas air tidak memenuhi gelas. Cukup tuangkan air sebanyak tiga per empat gelas saja.
  2. Letakan buah alpukat yang sudah ditusuk di atas cup atau gelas plastik.
  3. Pastikan posisi biji alpukat sudah benar, dimana yang terendam di bagian bawahnya adalah tempat akar bertumbuh.
  4. Tuangkan satu sendok gula pasir ke dalam air. Fungsinya untuk nutrisi tambahan bagi akar dan tunas alpukat yang hendak dibudidayakan.
  5. Setelah semua persiapan selesai, letakan media budidaya alpukat ini di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Anda bisa meletakannya di dekat jendela.

Proses Pemeliharaan Bibit Buah Alpukat

Tahapan selanjutnya cara budidaya alpukat bisa dilakukan dengan melakukan pemeliharaan kepada bibit tanaman yang satu ini. Pastikan kondisi biji alpukat tersebut tetap dikontrol dan dijaga setiap harinya. Hal ini penting untuk memastikan pertumbuhannya sesua dengan yang diharapkan. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Perhatikan volume air. Selalu siram dan tambah volume air sampai batas yang ditentukan. Anda bisa membuat batas yang ditentukan ini dengan menggambar garis batas air memakai spidol.
  • Pastikan tidak memberikan air terlalu banyak. Jangan sampai biji alpukat terlalu terendam dengan air karena ini bisa berakibat kegagalan dalam proses budidaya alpukat tersebut.
  • Ganti air lima hari sekali. Pantau pertumbuhan buah alpukat secara rutin.
  • Biasanya pada hari ke-21, biji alpukat mulai retak dan tunas akan tumbuh.
  • Lalu pada hari ke 22-28, terjadi pertumbuhan akar dan tunas pada biji alpukat.
  • Pada hari ke-45 akar akan rimbun dan tunas bertumbuh kurang lebih 15 cm.
  • Dalam kondisi ini, tanaman alpukat sudah siap dipindahkan ke media tanah.

Proses Pemindahan Bibit Ke Media Tanah

Benih buah alpukat

Benih buah alpukat

Proses berikutnya cara budidaya alpukat adalah dengan memindahkan bibit ke media tanah yang sudah disediakan. Cara penerapannya adalah sebagai berikut:

  • Masukan tanah ke dalam pot sebanyak setengah bagian.
  • Letakan bibit tanaman alpukat di atasnya.
  • Masukan lagi tanah untuk menutupi akar tanaman alpukat agar bisa kuat menyangga tanah.
  • Siram tanaman alpukat dengan air secukupnya.
  • Pastikan meletakan tanaman alpukat di tempat yang langsung terkena sinar matahari.

Proses Pemeliharaan Buah Alpukat

Selanjutnya adalah proses pemeliharaan buah alpukat. Untuk melakukan pemeliharaan, pastikan anda melakukan semuanya dengan tepat. Langkah-langkah yang bisa anda lakukan antara lain adalah sebagai berikut:

  • Siram tanaman alpukat tersebut secara teratur.
  • Apabila ada daun yang menguning, maka itu pertanda tanaman terlalu banyak mengandung air. Segera keringkanlah tanaman tersebut di bawah sinar matahari.
  • Jika ada daun yang berwarna cokelat, itu tandanya tanaman terlalu banyak mengandung garam. Solusinya adalah memberikan air sebanyak mungkin ke dalamnya.
  • Pangkas batang tanaman secara teratur apabila tinggi tanaman melebihi 30 cm. Lakukan secara teratur.

Ternyata tidak sulit, bukan? Demikian panduan cara budidaya alpukat yang bisa anda lakukan, dan semoga budidaya anda sukses.

 

Cara Budidaya Alpukat Sukses Untung Besar | Malik | 4.5
error: Content is protected !!