6 Strategi Work from Home agar Tidak Burnout

Pandemi Covid-19 banyak mengubah kebiasaan sehari-hari manusia. Tak terkecuali dengan sistem Work from Home alias WFH atau kerja dari rumah. WFH memang lebih efisien secara waktu karena Anda tidak perlu berangkat ke kantor. Tapi ada kalanya WFH bikin suasana kerja jadi membosankan dan Anda mudah burnout.

bisnis WFH

bisnis WFH

Bekerja dari rumah memang memiliki tantangan tersendiri. Anda tidak hanya dituntut untuk tetap produktif, namun juga lebih disiplin dalam menyelesaikan pekerjaan. Oleh sebab itu, agar pekerjaan tetap produktif dan Anda terhindar dari burnout, maka sebaiknya terapkan beberapa strategi Work from Home berikut ini.

Strategi WFH agar Tetap produktif

Bagi Anda yang saat ini sedang WFH, 6 strategi ini bisa menjadi guidance untuk menghindari burnout selama kerja dari rumah:

1. Tentukan Area Kerja

Strategi Work from Home yang pertama adalah menyediakan workspace atau area kerja sendiri di salah satu sudut rumah Anda. Ini penting untuk membuat suasana kerja lebih fokus, nyaman, dan pastinya terhindar dari distraksi.

Jika Anda tidak tinggal sendiri di rumah, maka Anda bisa memberi sinyal atau tanda kepada orang rumah bahwa ini sudah memasuki waktu kerja. Dengan memiliki area kerja yang kondusif, Anda bisa lebih mudah menyelesaikan pekerjaan atau menghadiri sebuah online meeting.

Anda juga tidak perlu khawatir apabila ada gangguan suara dari orang rumah atau dari luar rumah saat Anda melakukan online meeting karena rekan Anda pasti memahaminya.

2. Siapkan Media Komunikasi

Komunikasi menjadi salah satu faktor terpenting dalam menjalankan pekerjaan secara virtual atau dari jarak jauh. Saat ini ada beberapa media komunikasi yang bisa Anda gunakan, seperti Zoom untuk telekonferensi online, WhatsApp untuk berbagi pesan singkat dengan cepat, hingga berbagai media lainnya.

Perlu dipahami bahwa kantor dan rekan Anda pasti memiliki ekspektasi yang berbeda terhadap komunikasi yang dilakukan dengan jarak jauh. Jadi pastikan Anda menggunakan media komunikasi yang juga banyak digunakan oleh rekan di kantor. Selain itu, koneksi sinyal internet juga sebaiknya diperhatikan agar komunikasi dapat berjalan dengan lancar tanpa terputus.

3.  Jangan Ragu Over Komunikasi

Dengan situasi kerja yang berbeda, Anda tidak perlu ragu untuk over komunikasi. Strategi work from home akan berjalan dengan baik jika Anda melakukan penyesuaian saat berkomunikasi dengan rekan kerja. Jangan berasumsi bahwa rekan kerja Anda paham atau tahu semuanya karena ini dapat menimbulkan miskomunikasi.

Tak ada salahnya untuk menyampaikan kembali poin penting atau pekerjaan apa yang perlu dilakukan secara berulang. Sampaikan juga kepada tim atau rekan kerja Anda bahwa mereka perlu melakukan hal yang sama untuk menghindari ambigu atau miskinformasi.

4. Mengelola Fokus

Strategi work from home yang selanjutnya adalah mengelola fokus pada pekerjaan. Saat Anda bekerja dari rumah, satu hari bisa habis begitu saja hanya karena Anda terdistraksi oleh aktivitas lain. Seperti misalnya membuka pesan chat atau sekedar scroll Instagram yang ternyata menghabiskan waktu berjam-jam.

Di sisi lain Anda juga butuh hiburan karena tekanan bekerja dari rumah berbeda jika dibanding kerja dari kantor. Oleh sebab itu Anda perlu mengelola fokus pada pekerjaan dan membagi waktu dengan baik.

Singkirkan benda yang dapat mengganggu fokus kerja Anda untuk beberapa waktu. Setelah itu Anda bisa kembali menyegarkan pikiran dengan membuka media sosial atau membalas pesan yang masuk di jeda waktu yang sudah Anda tetapkan.

5. Mengatur Produktivitas Harian

Saat WFH, Anda tidak hanya dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik, tapi juga mampu produktif dari hari ke hari. Agar memudahkan Anda lebih produktif, Anda bisa mengatur jadwal kerja dan membuat catatan setiap harinya tentang apa saja hal-hal penting yang harus diprioritaskan.

Kemudian, Anda juga bisa meringkas berbagai poin penting pekerjaan agar lebih mudah dipahami dan diselesaikan. Terlebih bagi Anda yang memiliki tim kerja, maka ringkasan poin pekerjaan akan membantu Anda untuk menyampaikannya secara efisien kepada seluruh rekan kerja.

Baca juga : Inilah 5 Perusahaan di Indonesia yang Terancam Pailit di Tengah Pandemi Corona

Selain itu, pahami bahwa waktu adalah usaha. Strategi work from home yang satu ini bisa memudahkan Anda lebih disiplin karena menyadari bahwa setiap waktu sangat berharga. Dorong diri Anda untuk mengerjakan setiap tugas dengan mudah dan cerdas, jangan berlama-lama.

6.  Rehat Sejenak

Bekerja dari rumah sangat menantang karena pada dasarnya rumah adalah tempat bersantai dan beristirahat, bukan bekerja. Pada kasus ini, maka Anda bisa meluangkan waktu 1-2 jam untuk istirahat dari pekerjaan.

Lakukan beberapa hal yang Anda suka di sela waktu istirahat tersebut. Seperti menyeduh kopi favorit Anda, melakukan peregangan, atau bahkan bermain game. Strategi work from home ini akan menyelamatkan Anda dari burnout dan dapat konsisten produktif setiap harinya sampai Anda dapat bekerja dari kantor lagi.

 

6 Strategi Work from Home agar Tidak Burnout | Malik | 4.5
error: Content is protected !!