https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3327328018275889

Intip Peluang Usaha Budidaya Belut Modal kecil di Tengah Pandemi

Peluang usaha budidaya belut – Kementerian Tenaga Kerja atau Kemnaker memperkirakan saat pandemi ini jumlah orang yang terkena PHK sebanyak 3 juta orang. Banyak yang bekerja ke kota kemudian pulang kampung dan memikirkan bagaimana caranya mendapatkan penghasilan.

Di kampung ada berbagai macam bisnis yang bisa digeluti dimana bisnis ini tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Selain bisnis pertanian yang stabil, ada juga bisnis peternakan yang menguntungkan.

Untuk Anda yang mencari bisnis dengan modal kecil bisnis peternakan belut ini bisa Anda jadikan sebagai pilihan. Hanya dengan mengeluarkan modal kurang dari 5 juta rupiah saja Anda sudah bisa menggeluti bisnis belut ini.

Peluang Usaha Belut

Bisa dikatakan peluang usaha budidaya belut ini masih terbuka dengan lebar. Belut sendiri merupakan ikan yang hidup di air tawar dan memiliki bentuk yang khas. Belut ini memiliki badan yang licin dan bisa ditemukan di sawah atau rawa yang penuh lumpur.

Dulunya belut ini hanya dijadikan sebagai makanan desa saja namun seiring berjalannya waktu belut ini digemari oleh semua kalangan masyarakat. Selain rasanya yang gurih, belut ini juga kaya gizi. Tidak mengherankan jika usaha belut ini menjadi prospek bisnis yang potensial karena banyak dibutuhkan.

Selain bisa dibuat sambal, belut juga bisa dijadikan berbagai macam menu seperti garang asem belut, belut crispy, belut teriyaki, keripik belut dan sebagainya. Banyak restoran dan warung makan yang menyediakan menu belut ini sehingga Anda bisa menyuplai belut ke tempat-tempat tersebut.

Modal

Peluang usaha budidaya belut ini masih sangat terbuka dengan lebar. Cocok digeluti bagi Ana yang mencari bisnis dengan modal kecil.  Anda bisa membudidayakan belut di kolam buatan yang tempatnya dibuat mirip seperti dengan habitat aslinya.

Modal yang Anda keluarkan ini digunakan untuk pembibitan belut, biaya pembelian drum bekas, membeli makanan belut, membeli bahan tambahan seperti jerami dan sebagainya. Anda juga harus membeli ember untuk membudidayakan belut tersebut.  

Siapkan biaya yang tidak terduga jika ada hal yang kurang menyenangkan terjadi di bisnis Anda, selain itu Anda juga harus menyiapkan biaya transportasi untuk mendukung operasional bisnis budidaya belut Anda.

Cara Budidaya Belut

Meski peluang usaha budidaya belut ini masih sangat terbuka dengan lebar penting bagi Anda untuk tahu seperti apa cara budidaya belut yang baik dan benar. Keuntungan bisa Anda dapatkan jika belut yang dibudidayakan berkembang dengan baik. Sebaliknya jika belut banyak yang mati maka Anda bisa menelan kerugian. Agar untung simak beberapa cara budidaya belut yang bisa Anda lakukan berikut ini:

  1. Kolam

Untuk budidaya belut ini Anda bisa menyiapkan 3 jenis kolam. Yang pertama adalah kolam pemijahan, kedua pendederan dan kolam pembesaran. Kolam pemijahan memiliki fungsi mengawinkan belut supaya bisa bertelur kemudian menghasilkan anakan, pendederan untuk menumbuhkan belut dari menetas sampai besar. Kolam yang terakhir untuk membesarkan belut sampai bisa dipanen dan dijual.

Anda bisa membuat kolam dengan drum yang dibuat dengan atau tanpa lumpur. Jika tanpa lumpur Ada bisa mengisi drum dengan air yang pH netral atau pH 7. Anda bisa menaruh pelepah pisang di permukaan air yang bisa dijadikan sebagai tempat persembunyian belut setelah itu buat lubang pada bagian bawah drum untuk sirkulasi air.

  • Bibit yang berkualitas

Agar hasil panen seperti yang diharapkan maka penting bagi Anda untuk memilih bibit yang berkualitas.  Bibit belut yang bisa Anda pilih adalah yang memiliki pergerakan lincah, badan bebas dari luka dan ukurannya seragam yaitu 10 sampai dengan 12 cm. Alasan memilih ukuran yang sama agar tidak ada kanibalisme yang terjadi antar belut.

  • Perkembangbiakan belut

Jika Anda membudidayakan belut dengan air bersih atau tanpa lumpur, maka kolam pemijahan harus menggunakan lumpur karena belut tidak bisa dipijahkan di kolam tanpa lumpur. Caranya mudah yaitu dengan memberikan lumpur dan jerami di drum tersebut. Anda bisa menambahkan pupuk kandang dengan dosis 3 kg pada meter perseginya, isi air dengan ketinggian 15 sampai dengan 20 cm.  

Baca juga : 6 Cara Ternak Belut Untuk Pemula dan Estimasi Keuntungannya

Masukkan indukan belut yang sehat dan lincah, Anda bisa memasukkan 1 belut jantan dan 4 betina. Pemijahan akan terjadi saat malam hari, nantinya telur akan terlihat di lubang yang dibuat induk jantan, setelah itu belut jantan yang bertugas menjaga telur yang sudah dibuahi. Telur akan menetas pada umur 9 sampai 10 hari. Setelah indukan akan meninggalkan anakan belut, kemudian dipindahkan ke kolam pendederan.

  • Makanan terbaik

Belut dengan ukuran lebih dari 8 cm bisa Anda atur kepadatannya. Setelah mencapai 15 cm atur lagi kepadatannya menjadi 25 ekor per meter begitu seterusnya.  Anda bisa memberikan pakan terbaik seperti pelet, kecebong, cacing, dan ulat. Jika sudah umur 3 bulan belut sudah bisa dipanen. Pilih beberapa belut yang bisa dijadikan indukan kemudian yang lainnya bisa Anda jual.

Peluang usaha budidaya belut ini sangat menguntungkan, hanya dengan modal sedikit Anda sudah bisa menghasilkan keuntungan yang besar, lakukan beberapa cara diatas untuk membuat bisnis budidaya belut Anda menguntungkan.

Intip Peluang Usaha Budidaya Belut Modal kecil di Tengah Pandemi | Malik | 4.5