Intip 5 Budidaya Hewan Ternak Menguntungkan di Lahan Sempit

Ternak menguntungkan di lahan sempit – Budidaya hewan ternak adalah salah satu bisnis yang terbilang cukup menguntungkan. Bisnis ini dinilai mampu memberikan pendapatan dan keuntungan yang cukup besar bagi pelakunya. Akan tetapi, salah satu masalah yang seringkali dihadapi oleh calon pelaku bisnis budidaya hewan ternak adalah ketersediaan lahan.

Tidak adanya lahan atau lahan yang terlalu sempit dianggap sebagai sebuah halangan dalam memulai bisnis. Padahal, ada banyak jenis hewan ternak yang tidak memerlukan lahan yang luas untuk proses budidayanya. Berikut adalah jenis ternak menguntungkan di lahan sempit.

1.  Ternak Ikan Hias

Hewan ternak pertama yang dapat Anda coba untuk dibudidayakan adalah ikan hias. Budidaya ikan hias tidak memerlukan lahan yang luas. Modal yang diperlukan juga tidak terlalu banyak. Anda hanya perlu menyiapkan akuarium untuk tempat hidup ikan hias beserta dengan indukan ikan hias. Bisnis ini terbilang cukup menjanjikan. Pasalnya, ikan hias banyak dipelihara sebagai hobi.

Tidak jarang, kolektor ikan hias rela merogoh kocek hingga jutaan demi mendapatkan variasi ikan hias yang diinginkan. Untuk memulai bisnis ini, Anda perlu melakukan beberapa tahapan seperti, persiapan tempat atau akuarium, pemilihan jenis ikan yang ingin dibudidaya, pemberian pakan, perawatan, serta pengetahuan mengenai tahapan reproduksi ikan hias.

2.  Ternak Ikan Lele

Ternak Ikan Lele

Ternak Ikan Lele

Lele adalah salah satu jenis ikan air tawar  yang memiliki kandungan gizi tinggi seperti, serat protein, sepertiga omega-3, asam amino, zat besi, yodium, serta berbagai vitamin. Dengan kandungn gizi yang tinggi tersebut, tidak heran jika ikan lele menjadi salah satu makanan favorit bagi banyak orang. Tingginya minat konsumsi ikan lele tersebut, dapat Anda manfaatkan sebagai lahan bisnis yaitu, ternak lele.

Baca juga : Analisa Usaha Lele Kolam Terpal dan Estimasi Keuntungannya

Ternak lele adalah salah satu usaha ternak modal 1 juta yang tidak membutuhkan lahan yang luas. Tahapan ternak ikan lele juga tidak terlalu sulit, namun tentunya diperlukan ketelatenan dalam prosesnya. Dalam bisnis ternak lele, hal yang perlu Anda siapkan dan pelajari diantaranya adalah persiapan media kolam, pemilihan bibit unggul, penebaran bibit, serta panen ikan lele.

3.  Ternak Kroto

Kroto adalah larva dari semut rangrang. Kroto biasanya banyak dicari sebagai salah satu pakan burung berkicau. Ketersediaan kroto yang semakin langka, membuat harga jual kroto semakin tinggi di pasaran. Setidaknya, satu kilo kroto akan dipatok dengan harga 200 ribu rupiah. Untuk memulai budidaya kroto, tahapan yang perlu Anda lakukan diantaranya adalah menyiapkan bibit koloni, membuat kandang, menebarkan bibit koloni, memberi pakan, serta panen. Bibit koloni sendiri dapat Anda dapatkan dengan harga yang cukup mahal yaitu sekitar 150 ribu hingga 200 ribu rupiah untuk setiap 1 kemasan plastik berukuran 1 liter.

Sedangkan untuk kandangnya, Anda dapat memanfaatkan paralon atau toples bekas. Anda juga dapat melakukan budidaya secara alami dengan menebar semut rangrang di pepohonan. Untuk pakan, koloni membutuhkan dua jenis asupan yaitu, protein dan karbohidrat. Protein dapat Anda dapatkan dari hewan kecil seperti, ulat, belalang, jangkrik, dan cicak. Sedangkan untuk karbohidrat, Anda dapat memberikan daging ayam rebus atau tulang sapi.

Baca juga : 7 Cara Budidaya Kroto Dengan Media Paralon Agar Hasilnya Melimpah

4.  Ternak Burung Berkicau

Selain ikan hias, hewan yang kerap kali dipelihara sebagai hobi adalah burung. Selain warnanya yang cantik, salah satu hal yang juga dicari dari memelihara burung adalah suara kicauannya. Di tengah hari yang penat, mendengarkan kicauan burung dianggap mampu meredam stress. Ada banyak jenis burung berkicau yang dapat Anda jadikan ladang bisnis misalnya, kacer, cendet, love bird, murai batu, cucak rowo, panca warna, kenari, dan masih banyak lagi.

Harga jual tiap burung pun bervariasi, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga puluhan juta rupiah. Untuk memulai ternak burung, Anda hanya perlu menyiapkan kandang burung, pakan, serta indukan yang berkualitas. Pastikan juga Anda telah mempelajari tentang cara memelihara burung berkicau yang baik dan benar, mulai dari persiapan kandang, perawatan, dan lain sebagainya.

5.  Ternak Belut

Sama halnya dengan lele, belut juga memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Kandungan nutrisi pada belut ini membuat permintaan akan belut semakin tinggi lantaran dipercaya mampu memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan. Namun, selain untuk konsumsi, belut juga memberikan peluang bisnis yang besar yaitu, ternak belut. Bisnis ternak belut tidak membutuhkan modal yang besar ataupun lahan yang luas. Setidaknya hanya diperlukan modal 500 ribu rupiah hingga 1 juta rupiah saja untuk memulai bisnis ini.

perawatan belut

perawatan belut

Terdapat dua jenis bisnis ternak belut yaitu, pembibitan dan pembesaran. Pembibitan memiliki tujuan untuk menghasilkan anakan, sedangkan pembesaran bertujuan untuk menghasilkan belut yang siap untuk dikonsumsi. Memulai beternak belut dapat Anda lakukan dengan mengikuti beberapa tahapan seperti, pemilihan bibit belut, persiapan kolam, media tumbuh, penebaran bibit dan pengaturan air, pemberian pakan, serta pemanenan. Untuk medianya, Anda dapat menggunakan kolam berlumpur atau menggunakan drum.

Baca juga :  Cara Budidaya Belut dengan Metode GDM yang Telah Terbukti Ampuh

Demikianlah beberapa informasi mengenai jenis ternak menguntungkan di lahan sempit. Sebelum memulai ternak hewan, pastikan Anda mempelajari terlebih dahulu seluk beluk mengenai hewan yang ingin Anda ternak. Hal tersebut tentunya akan memudahkan Anda dalam proses budidayanya.

Intip 5 Budidaya Hewan Ternak Menguntungkan di Lahan Sempit | Malik | 4.5